Menu

Seorang Bayi Asal Bunut Pelalawan Menderita Gizi Buruk Dirawat di RSUD Selasih

Ardi 22 Nov 2019, 16:23
Seorang bayi dari Bunut, Pelalawan menderita gizi buruk (foto/Ardi)
Seorang bayi dari Bunut, Pelalawan menderita gizi buruk (foto/Ardi)

RIAU24.COM - PELALAWAN- Kasus gizi buruk kembali terpantau di Kabupaten Pelalawan. Kali ini, adalah Arna Hanif, bayi berusia 4 bulan, asal Desa Siapa Kayu Batu Kecamatan Bunut terdiagnosa menderita gizi buruk.

Kepala Bagian Keperawatan RSUD Selasih Rachmadani Kamal membenarkan, adanya pasien gizi buruk tersebut.

zxc1

"Iya benar. Kemarin sore masuk RSUD Selasih. Pasien rujukan dari Puskesmas Bunut. Menggunakan fasilitas Jamkesda," jelas Dani, kepada Riau24.com, usai sholat Jumat (22/11/2019).

Dijelaskan Dhani juga, pasien bayi ini, sudah ditangani maksimal oleh Spesialis Anak dan ahli gizi di rumah sakit milik Pemkab Pelalawan itu. "Kita langsung lakukan penanganan maksimal, dengan dokter spesialis anak dan ahli gizi," imbuh Dani.

zxc2

Dikatakan Dani juga, keterangan dari orang tua bayi yang beratnya 2,9 kg, Hanif tidak mau menyusu dan makan. Dan sejak lahir, sudah ada kelihatan yang lain dengan bayi ini.

Sementara untuk Fikri, anak penderita gizi buruk asal Kecamatan Langgam, yang sudah genap sepekan di observasi di RSUD Selasih, dirujuk ke RS Arifin Ahmad Pekanbaru, pagi tadi.

"Gizi buruknya sudah kita tangani maksimal. Tapi kan perut Fikri ini buncit, dan kita tak memilik oeralatan untuk mendiagnosanya, maka kita rujuk ke RSUD Arifin Ahmad," pungkas Dani. (R24/Ardi)