Menu

Saleh Daulay: Istana Saja Takut Corona. Kok Minta Masyarakat Tidak Panik

Riko 4 Mar 2020, 16:02
Foto (internet)
Foto (internet)

RIAU24.COM -  Pemeriksaan thermal scanner yang dilakukan pihal istana seperti menunjukkan sebuah ketakutan terhadap wabah virus corona. Padahal pemerintah telah meminta masyarakat tidak panik dalam menghadapi virus corona. Namun, pemeriksaan thermal scanner bagi setiap orang yang datang ke Istana menunjukkan hal yang berlawanan. 

Antisipasi pihak Istana itu dikritik anggota komisi IX Fraksi PAN DPR, Saleh Partaonan Daulay. Menurut dia, harusnya pemerintah memberi contoh yang sesuai dengan pernyataan sebelumnya. 

"(Pemerintah) bilang jangan panik. Kalau jangan panik, Istana beri contoh yang baik," terang Saleh Daulay, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa malam 3 Maret 2020.

Mengutip dari Kantor Berita RMOLBanten, saat ini setiap orang yang masuk Istana bakal diperiksa suhu tubuhnya. Dan hal itu pun sudah diketahui masyarakat melalui pemberitaan media.

"Bagaimana masyarakat tidak takut, lah Istana saja takut. Justru yang begitu membuat masyarakat takut," ucap aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah ini.

Lanjut Saleh Daulay, virus corona juga bisa menyebabkan pertumbuhan ekonomi tidak bagus. Karena itu, dia berharap pemerintah lebih sigal lagi dalam menghadapi virus tersebut.

"Ini kalau tidak saya sampaikan, saya tidak bisa tidur," katanya.

Diketahui, virus corona sudah masuk ke Indonesia. Kepastian ini muncul setelah pemerintah mengumumkan ada 2 orang warga Indonesia yang positif terinfeksi corona dan sekarang dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta.

Menyikapi kepastian virus corona di Indonesia, Istana Kepresidenan langsung memperketat kunjungan. Pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner dilakukan ketika tamu atau pegawai memasuki area lingkungan unit kepresidenan dan kantor Presiden Joko Widodo itu.