Menu

Sudah 20 Pangeran Arab Saudi Ditangkap Karena Dicurigai Ingin Kudeta Raja Salman

Riko 9 Mar 2020, 09:22
Ilustrasi/int
Ilustrasi/int

RIAU24.COM -  Sebanyak 20 pangeran Arab Saudi dilaporkan sudah ditahan dalam pembersihan massal karena dicurigai hendak melakukan kudeta terhadap Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. 

Ke-20 pengeran yang ditangkap itu masuk didalamnya adik Raja Salman, Pengeran Ahmed bin Abdulaziz dan mantan putra mahkota, Mohamed bin Nayef. 

"Hingga 20 pangeran telah ditangkap karena diduga menjadi bagian dari kudeta untuk menggulingkan Putra Mahkota," tulis Middle East Eye (MEE) dalam laporannya yang mengutip sumber di Saudi, yang dilansir Senin 9 Maret 2020.

Laporan MEE mengklaim empat dari 20 pangeran yang ditangkap telah diidintifikasi. "Pangeran Ahmed; putranya Pangeran Nayef bin Ahmed bin Abdulaziz (Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Angkatan Darat), mantan Putra Mahkota Mohammed bin Nayef; dan saudara tirinya Nawaf," lanjut laporan MEE.

"Keponakan Raja Salman (Mohammed bin Nayef) adalah anggota peringkat tertinggi Angkatan Bersenjata Saudi yang diketahui ditahan sejauh ini," sambung laporan MEE. Laporan media lain menyebut, para pangeran yang ditangkap telah melakukan kontak intensif dengan pihak asing termasuk Amerika Serikat (AS) memuluskan rencana kudeta.

Penangkapan massal para pangeran Saudi dimulai pada hari Jumat. Pangeran pertama yang ditangkap adalah Pangeran Ahmed dan Pangeran Mohammed bin Nayef. Seorang sumber di Saudi yang mengetahui penangakapan itu mengatakan keduanya ditangkap setelah sejumlah pengamatan.

Halaman: 12Lihat Semua