Menu

Sekda Siak Pimpin Satgas Bahasa Negara

Lina 9 Mar 2020, 16:38
Plt Setda Kabupaten Siak, Drs. H. Jamaluddin, M.Si. diamanahi tugas sebagai Ketua Satuan Tugas Bahasa Negara (foto/Lin)
Plt Setda Kabupaten Siak, Drs. H. Jamaluddin, M.Si. diamanahi tugas sebagai Ketua Satuan Tugas Bahasa Negara (foto/Lin)

RIAU24.COM - SIAK- Pelaksana tugas (Plt) Setda Kabupaten Siak, Drs. H. Jamaluddin, M.Si. diamanahi tugas sebagai Ketua Satuan Tugas Bahasa Negara (Satgas Bara). Amanah ini diberikan sebagai hasil rapat terbatas yang dihadiri Kepala Balai Bahasa Riau, LAM Siak, Kapolres Siak, PHRI, PWI Siak, dan sejumlah dinas terkait di lingkungan pemerintahan daerah Kabupaten Siak di kantor Bupati Siak, Senin (09/03/2020).

zxc1

Rapat pembentukan Satgas Bara berjalan lancar dengan pemaparan dari Kepala Balai Bahasa Riau Drs. Songgo Siruah, M.Pd. dan diskusi guna menjaring masukkan dari peserta rapat. 


Dalam paparannya,  Songgo, berharap tim Satgas Bara bisa bekerja optimal untuk menjaga indentitas bangsa, yaitu bahasa Indonesia sebagain perekaat keninekaan. Sedangkan Plt. Setda sangat menyambut baik  pembentukan Satgas Bara Siak dengan harapan bisa menjaga identitas bangsa, yaitu bahasa Indonesia.  "SK pembentukan tim Satgas Bara kedepan di-SK-kan dengan melibatkan se umlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kab. Siak. 

zxc2

Berbagai pernyataan ditanyakan oleh peserta diskusi. Said dari PHRI menanyakan soal pengindonesiaan merek dagang dan soal kewajiban tenaga kerja asing untuk menguasai bahasa Indonesia. 

Menurut Songgo, semua asumsi soal merek, ruang publik yang menggunakan nama asing akan kita uji kebertemimaannya di masyarakat. Sedangkan layanan publik wajib menggunakan bahasa Indonesia. Ini sesuai dengan PP 24 tahun 2009 dan Pepres 63 tahun 2019 tentang bahasa negara.

Hasil rapat memutuskan susunan kepengurusan Satgas yang diketuai oleh Sekda Siak dan semua peserta rapat yang hadir menempati posisi di dalam kepengurusan tersebut disesuaikan dengan kapasitas mereka masing-masing. Diharapkan satgas tersebut dapat menunjang penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang pada akhirnya berdampak pada pemartabatan bahasa Indonesia. (R24/Lin)