Menu

Dua Karyawannya Meninggal Akibat Corona, Pabrik Rokok Terkenal Ini Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Satria Utama 30 Apr 2020, 09:23
ilustrasi pekerja pabrik rokok/foto:jawapos
ilustrasi pekerja pabrik rokok/foto:jawapos

RIAU24.COM -  SURABAYA - Sebanyak 100 orang karyawan PT HM Sampoerna Tbk di Rungkut, Surabaya diisolasi di sebuah hotel yang dirahasiakan. Tim Tracing Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur (Jatim) pun menetapkan pabrik rokok terkenal itu sebagai klaster baru sebaran virus Corona di Kota Surabaya.

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi mengatakan, klaster baru itu terdiri dari  500-an orang karyawan PT HM Sampoerna Tbk di Rungkut.

"Mereka telah menjalani rapid test dan hasilnya positif. Sekarang masih menunggu hasil tes swab yang dilakukan di RSUD dr Soetomo," kata dia, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (29/4/2020) malam seperti dilansir Sindonews.

Dijelaskan Direktur RSUD dr Soetomo ini, ada sebanyak 323 orang karyawan yang tidak bergejala dan telah dilakukan rapid test. "Tadi sore dilaporkan ke saya ada 63 orang yang positif rapid test. Sementara rapid test yang lain masih berlanjut. Tapi, malam ini dilaporkan lagi kira-kira besok yang akan di-PCR ada seratusan orang," ujarnya.

Selanjutnya, kata Joni, ada dua orang meninggal dunia. Statusnya positif COVID-19 sejak 14 April. Dia juga menyebut bahwa ada 9 orang statusnya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang bergejala dan sudah dirawat di RS. Sisanya, dalam kondisi baik-baik alias sehat.

"Kami kemarin sudah diskusi dengan Bu Gubernur bersama Manajemen Sampoerna untuk menyelesaikan masalah ini. Sampoerna sendiri sudah menutup komplek atau bagian yang terkena dan meliburkan karyawannya di satu bagian itu,” kata dia.***