Menu

ASITA Riau Sayangkan Kebijakan Pemerintah Membuka Lagi Rute Penerbangan di Tengah PSBB

Riki Ariyanto 10 May 2020, 23:44
Ketua Asita Riau, Dede Firmansyah (foto/int)
Ketua Asita Riau, Dede Firmansyah (foto/int)

RIAU24.COM - Pemerintah pusat melalui Menteri Perhubungan (Menhub) telah membuka ute penerbangan komersil. Namun Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Riau menyayangkan kebijakan tak populer itu.

Hal tersebut dikatakan Ketua ASITA wilayah Riau, Dede Firmansyah. Dede menilai percuma dilakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat ini oleh pemerintah daerah, sementara pemerintah pusat membuat kebijakan untuk membuka moda transportasi.

zxc1

"Percuma PSBB dilakukan jadinya, kalau rute penerbangan dibuka. Menurut kami kebijakan Kementerian Perhubungan untuk penekanan Covid-19 ini sangat kurang. Secara logika, sedangkan ditahan saja tetap saja meningkat penularannya, apalagi kalau dibuka," sebut Dede Firmansyah.

Dede berpendapat pemerintah sebaiknya fokus dulu kepada persoalan penekanan penyebaran virus corona. Salah satu caranya dengan menekankan melalui pelaksanaan PSBB itu.

"Kita lihatlah negara-negara yang rakyatnya komit dengan perintah pemerintahnya, sekarang sudah ada yang tidak lockdown lagi kotanya," tutur Dede Firmansyah.

zxc2

Dede Firmansyah sebut saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru juga Pemerintah Provinsi Riau sudah berupaya terus menekan penularan hingga memutus mata rantai penularan Covid-19. Tetapi penerbangan dibuka kembali, akan membuat pemerintah semakin kesulitan.

"Apalagi kita tahu selama ini penularan cukup banyak berasal dari orang yang melakukan perjalanan. Awal kena biasanya dicek dari riwayat perjalanannya. Apakah kita mau menambah angkanya lagi dengan cara membuat kebijakan seperti itu," sebut Dede Firmansyah.

Dede Firmansyah menyenut, pihaknya akan mendesak DPP ASITA untuk menyurati Menteri Perhubungan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Dede Firmansyah sebut pelaksanaan PSBB sebenarnya sangat berpengaruh terhadap usaha sektor pariwisata yang ada di Provinsi Riau. Hanya saja pihaknya tetap mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penularan virus corona.

"Namun sangat kita sayangkan kebijakan untuk membuka kembali penerbangan tersebut. Kalau kami di ASITA, jelas sangat berdampak. Kita akui travel agen bisa dikatakan nol pendapatan, bahkan sudah ada yang beralih ke bisnis lain. Tapi pemerintah harus terus menekan angka penularan ini. Kita jangan sampai seperti ada negara lain yang melalaikan, kemudian saat ini sudah tidak terkendali lagi, jangan sampai kita seperti itu," sebut Ketua ASITA Riau, Dede Firmansyah.