Intelijen Iran Tangkap Dedengkot Kelompok Teroris Yang Bermarkas di Amerika

Minggu, 02 Agustus 2020 | 17:41 WIB
Jamshid Sharmad Jamshid Sharmad

RIAU24.COM -  Pihak intelijen Iran menangkap Jamshid Sharmahd, pemimpin kelompok teroris Tondar yang bermarkas di Amerika yang mendukung kerajaan yang dijatuhkan dalam Revolusi Islam Iran tahun 1979 

Penangkapan ini disampaikan Kementerian intelijen Iran dalam pernyataannya yang disiarkan media televisi pemerintah. Namun kementerian ini tidak menjelaskan bagaimana, di mana, dan kapan penangkapan itu terjadi. 

Baca Juga: Meski Diserang Secara Brutal Oleh Israel, Palestina Berubah Jadi Negara Bertanah Subur Seperti Indonesia

"Jamshid Sharmahd, pemimpin jaringan teroris kelompok Tondar, yang mengarahkan aksi bersenjata dan teroris di Iran dari Amerika, ditangkap setelah operasi rumit, dan saat ini berada di tangan berkuasa agen kami," kata kementerian intelijen dalam pernyataannya sebagaimana dilaporkan Deutsche Welle, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Pria yang disebut pemimpin kelompok Tondar itu menyebut namanya dan tanggal lahirnya saat televisi Iran menayangkan video tentang penangkapan dirinya. "Mereka memerlukan bahan peledak dan kami menyediakannya," kata Iran.

Iran mengatakan, Tondar telah merancang sejumlah operasi besar yang kemudian gagal atau telah dihancurkan oleh aparat Iran termasuk merancang peledakan waduk di Shiraz, mengebom acara pesta buku Teheran dengan sianida, dan menanam bom di monumen mengenang Ayatollah Khomeini.

Dikutip Tempo dari Reuters, kelompok Tondar yang bermarkas di Los Angeles, belum mengkonfirmasi tentang penangkapan pemimpin mereka. Di situs resmi Tondar dilaporkan tentang penculikan Sharmahd.

Baca Juga: Pria Ini Akhirnya Berhasil Dilumpuhkan Setelah Menusuk Dua Jurnalis Dengan Pisau Daging Dalam Serangan di Paris

Dalam postingan sebelumnya di media sosial, Tondar mengatakan, akan melanjutkan pertempuran sekalipun tanpa kehadiran komandan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Amerika mengatakan, pemerintah telah mengetahui tentang penahanan Sharmahd. "Kami mendesak Iran untuk sepenuhnya transparan dan mematuhi semua standar hukum internasional," ujar pemerintah Amerika dalam pernyataannya.***

PenulisR24/saut



Loading...
Loading...