Komitmen PTPN IV Jaga Stabilitas Harga Sawit Dapat Apresiasi Tinggi dari Petani Plasma
RIAU24.COM - Kelompok petani kelapa sawit yang menjalin kemitraan dengan PTPN IV PalmCo memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen manajemen perusahaan dalam memelihara stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) di kala kondisi pasar sedang tidak menentu.
Di tengah situasi industri yang sempat terguncang akibat penyesuaian regulasi ekspor satu pintu serta maraknya Pabrik Kelapa Sawit (PKS) non-pemerintah yang mematok harga di bawah standar resmi, anak perusahaan BUMN ini tetap konsisten membeli hasil panen petani mitra dengan nominal yang stabil serta berada di atas rata-rata pasar swasta.
Peran aktif PTPN IV ini terbukti sukses meminimalkan dampak buruk dari kejatuhan harga yang biasanya menjadi pukulan telak bagi para petani mandiri.
Pujian tersebut diutarakan oleh Ketua Koperasi Produsen Makarti Jaya yang berlokasi di Desa Kumain, Kecamatan Tandun, Rokan Hulu, Hadiyanto. Dirinya menceritakan bagaimana para petani binaan merasakan proteksi nyata dari sistem kemitraan ini, utamanya pada periode krisis pasar terjadi.
“Kami dan segenap petani mitra PTPN IV Regional III Sei Tapung sangat bersyukur menjadi bagian dari PTPN IV. Saat petani swadaya sangat terimbas dengan anjloknya harga, kami masih bisa tersenyum karena harga tetap stabil,” papar Hadiyanto di sela agenda diskusi kelompok terpumpun pada acara bedah buku di Pekanbaru, Rabu (1/7/2026).
Hadiyanto menguraikan bahwa margin harga beli TBS yang didapatkan petani plasma mereka jika diadu dengan PKS swasta di sekitar lingkungan perkebunan berkisar antara Rp600 sampai Rp1.000 per kilogram.