Selain Berplat Bodong, Ketua PN Pasir Pengaraian Pakai Mobil Diduga Nunggak Pajak

Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:00 WIB
Selain Berplat Bodong, Ketua PN Pasir Pengaraian Pakai Mobil Diduga Nunggak Pajak (foto/int) Selain Berplat Bodong, Ketua PN Pasir Pengaraian Pakai Mobil Diduga Nunggak Pajak (foto/int)

RIAU24.COM - ROKAN HULU- Sebuah mobil mewah merek Toyota Fortuner dengan nomor polisi BM 111 MA yang hari-hari parkir di halaman Kantor Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pengaraian, belakangan jadi sorotan publik.

Sekilas, tidak ada yang salah dengan mobil mewah buatan Toyota, berwarna hitam mengkilat yang merupakan tunggangan Ketua PN Pasir Pengaraian Sunoto, SH, MH itu.

Baca Juga: Tiga Paslon Kepala Daerah Dinyatakan Memenuhi Syarat Sah Maju Pilkada Rohul 2020



Hingga belakangan adanya dugaan bahwa mobil itu menggunakan nomor polisi palsu alias bodong. Saat di cek BM 111 MA yang terpasang di mobil itu justru terdaftar sebagai mobil sejuta umat merek Toyota Avanza 1300 G ( F601RM GMMFJJ /BA3J.

Anehnya, mobil dinas Fortuner yang di gunakan oleh ketua PN tersebut seharusnya terdaftar dengan nomor polisi BM 1362 MP Fortuner 2,5 G M/T (KUN60R-EKMSHD).

Baca Juga: Ucok Dibekuk Dalam Gubuk di Tambusai, Polisi Sita 5,3 Gram Sabu

Bahkan, dari salah satu sumber, tercatat bahwa mobil Fortuner dengan nomor Polisi BM 1362 MP itu ternyata sudah menunggak pajak 1 tahun 7 bulan 12 hari.

Menyikapi hal itu, Ketua PN Pasir Pengaraian Sunoto mengatakan bahwa Mobil Fortuner yang digunakannya saat ini adalah milik pemerintah daerah kabupaten Rokan Hulu dan sifatnya pinjam pakai dengan PN Pasir Pengaraian.

"Nomor polisi yang digunakan pada mobil dinas Fortuner tersebut sudah dipakai sebelum saya menjabat sebagai Ketua PN Pasir Pengaraian dan saya hanya meneruskan," katanya Sunoto kepada wartawan, Kamis (6/8/20).

Sementara, Kabag Perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Yondri Elfian bahwa mobil Fortuner yang saat ini digunakan oleh Ketua PN Pasir Pengaraian dengan nomor polisi BM 1362 MP tersebut adalah milik Pemkab Rohul dan dia mengaku sifatnya pinjam pakai.

Kemudian, kata Yondri, Plat nomor polisi palsu yang digunakan di mobil dinas Ketua PN tersebut adalah tanggungjawab dan kebijakan Ketua PN Pasir Pengaraian.

"Terkait dengan dugaan tunggakan pajak Fortuner BM 1362 MP yang telah tertunggak selama 1 tahun 7 bulan 12 hari, terhitung sampai hari ini tanggung jawab PN Pasir Pengaraian. Sebab, itu sudah tertuang dalam berita acara pinjam pakai," ujarnya. (Amsur)

PenulisR24/riki



Loading...
Loading...