Menu

Mahasiswa KKN UNRI Gelar Lomba Fotografi Guna Meningkatkan Wisata Daerah

Riki Ariyanto 14 Aug 2020, 10:17
Mahasiswa KKN UNRI Gelar Lomba Fotografi Guna Meningkatkan Wisata Daerah (foto/int)
Mahasiswa KKN UNRI Gelar Lomba Fotografi Guna Meningkatkan Wisata Daerah (foto/int)

RIAU24.COM - Mahasiswa UNRI yang sedang kuliah kerja nyata(Kukerta) Tahun 2020 punya program yang berbeda dari tahun lalu. Sebab sejak pandemi maka LPPM Unri membuat rancangan program KKN balek kampung agar mahasiswa dapat melaksanakan kkn di kampung masing-masing.

zxc1

Salah satu tema yang ditawarkan dalam program kukerta ini adalah peningkatan potensi daerah. Beberapa poin penting dalam tema ini adalah peningkatan UMKM dan Pariwisata.

Mahasiswa Unri yang tergabung dalam tim kukerta desa Sundata, Kecematan Lubuk Sikaping , Pasaman, Sumatera Barat melihat potensi yang sangat luar biasa dibidang pariwisata yang dimiliki oleh desa ini. baik objek wisata alam seperti puncak tonang, linjuang, air terjun caracai maupun situs budaya seperti makam putri sangka bulan yang legendanya sangat masyur dikalangan masyarakat Sumatera Barat.

Potensi semua itu harus menjadi perhatian dan dikembangkan menggunakan cara yang baru yaitu menggunakan teknologi. Maka tim kukerta ini melaksanakan promosi objek wisata melalui kompetisi fotografi, dengan tujuan pengunjung akan berdatangan pada objek wisata tersebut dan mengabil foto di sana maka ecara otomatis maka aka nada peningkatan pengunjung .
Kompetisi fotografi ini dilaksanakan dari bulan Juli dan berakhir pada awal Agustus kemarin. Teknis perlombaan ini sangat mudah, pengunjung cukup mengambil gambar di objek wisata kemudian mengupload ke Istagram mereka dan menandai di akun instagram tim kkn balek kampung desa sundata ini. maka foto mereka akan langsung di nilai oleh dewan juri dari kompetisi ini. penilain pada lomba ini adalah dari jumlah like, caption, dan keindahan dari fotonya sendiri.
Ruang lingkup pesertanya sangat luas yaitu meliputi Sumatera Barat dan terbuka untuk semua usia. Jadi bukan hanya masyakat Pasaman saja yang menegetahui tetapi seluruh Sumbar bahkan tak menutup kemungkinan di luar Sumbar tergantung dari orang yang melihat postingan dari peserta lomba tersebut.
Dengan adanya pengembangan sektor pariwisata daerah ini diharapkan mampu menjadi salah satu alternatif bahkan penopang utama ekonomi masyrakat sekitar apalagi saat ini sedang dalam masa pemulihan akibat dampak covid 19. (Rilis)