Menu

Kemenko Polhukam RI Kungker ke Kodim 0314 Inhil

Ramadana 3 Sep 2020, 19:26
Kemenko Polhukam RI Kungker ke Kodim 0314 Inhil (foto/int)
Kemenko Polhukam RI Kungker ke Kodim 0314 Inhil (foto/int)

RIAU24.COM - INHIL- Kementrian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0314/Inhil, Kamis 3 September 2020.

Kunjungan Kemenko Polhukam RI yang diwakili Asisten Deputi Intelijen Pertahanan Marsma TNI Drs Andy M Taufik M Def Stud itu disambut langsung oleh Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal beserta para perwira Kodim 0314/Inhil di ruang data Makodim 0314/Inhil Jalan Ahmad Yani Parit 9 Tembilahan.

zxc1

Saat diwawancarai, Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Imir Faishal menuturkan, Kodim 0314/Inhil mewakili Forkopimda kabupaten Inhil merasa terhormat karena mendapat kunjungan dari Kemenko Polhukam karena dari sekian banyak daerah, Kemenko Polhukam  berkunjung dan memilih Inhil untuk melihat permasalahan langsung di lapangan.

"Mudah-mudahan dengan kedatangan tim Kemenko Polhukam ini dapat membawa  solusi, memberi solusi dan kemajuan untuk  kabupaten Indragiri Hilir, khususnya mengenai penyampaian terkait pencegahan Karhutla, penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi," tutur Dandim 0314/Inhil.

zxc2

Sementara itu, Asisten Deputi Intelijen Pertahanan Marsma TNI Drs Andy M Taufik M Def Stud saat berkeliling dan meninjau wilayah Makodim 0314/Inhil, ia mengatakan bahwa Pilot Project Pengelolaan Sabut Kelapa dan Budidaya Tanaman Vanili Kodim 0314/Inhil sangat bagus.

"Pengolahan ini juga merupakan salah satu solusi juga untuk mencegah Karhutla, karena sabut kelapa yang biasa dibakar masyarakat kini dapat lebih dialihfungsikan menjadi berbagai macam produk yang bermanfaat seperti tali, serat yang tebal menjadi sapu, jok mobil, tali, membuat kasur, pot media vanili dan lain sebagainya di Makodim 0314/Inhil ini," sebut Andy.

Disebutkan Andy M Taufik, vanili mempunyai nilai ekonomis tinggi, karena vanili tidak ada di Inhil serta tumbuhnya di lahan pasir dan tanah.

"Dengan adanya vanili ini, Dandim 0314/Inhil  bisa menginformasikan kepada masyarakat bahwa vanili punya nilai jual yang mahal. Mudah-mudahan masyarakat bisa meniru ikut budidaya vanili sehingga sabut-sabut kelapa menjadi limbah yang bahan untuk terbakar bisa kita manfaatkan untuk budidaya vanili. Dan mudah-mudahan 5 tahun ke depan Indragiri Hilir sebagai penghasil vanili terbesar," tandasnya.