Viral Video Ambulans Ditembaki Oleh Polisi Saat Demo UU Cipta Kerja, Alasannya Karena Mencurigakan

Rabu, 14 Oktober 2020 | 11:17 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Di media sosial, viral sebuah video yang menunjukkan ambulans ditembaki dengan gas air mata oleh polisi viral di media sosial. Ambulans itu diduga ditembaki di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, saat berlangsungnya demonstrasi penolakan terhadap UU Cipta Kerja, Selasa, 13 Oktober 2020.

Dilansir dari Tempo.co, Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Heru Novianto menyebutkan jika ambulans itu awalnya diminta berhenti oleh petugas. Tapi menurut dia, pengemudi ambulans tidak mengindahkan perintah.

Baca Juga: Kemenag Belum Lapor ke Wapres Soal Khutbah Jumat, Jubir Maruf Amin: Baru Rencana

"Justru tancap gas, bahkan mau nabrak anggota sehingga menimbulkan kecurigaan petugas," ujarnya, Rabu, 14 Oktober 2020.

Dia menambahkan, sebanyak tiga petugas ambulans telah ditangkap oleh polisi. Saat ini, ketiganya disebut masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Dalam video yang beredar, ambulans tampak dihentikan oleh polisi berpakaian hitam, seperti dari satuan Brimob. Tiba-tiba, ambulans mundur ke belakang. Polisi tampak mengejar dan melepaskan tembakan ke arah ambulans.

Baca Juga: Program Padat Karya Mangrove Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Demonstrasi pada 13 Oktober 2020 digelar oleh sejumlah organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI), seperti Persaudaraan Alumni 212, Front Pembela Islam, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Aksi bertajuk 1310 ini menolak UU Cipta Kerja Omnibus Law yang disahkan Dewan Perwakilan Rakyat pada Senin, 5 Oktober lalu. Aksi tersebut berujung ricuh di sejumlah titik di Jakarta.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...