Seekor Anjing Dipuji Sebagai Pahlawan, Setelah Berhasil Menyelamatkan NyawaBanyak Orang Saat Kebakaran di Sebuah Rumah Sakit Di Rusia

Selasa, 24 November 2020 | 11:08 WIB
Seekor Anjing Dipuji Sebagai Pahlawan, Setelah Berhasil Menyelamatkan NyawaBanyak Orang  Saat Kebakaran di Sebuah Rumah Sakit Di Rusia Seekor Anjing Dipuji Sebagai Pahlawan, Setelah Berhasil Menyelamatkan NyawaBanyak Orang Saat Kebakaran di Sebuah Rumah Sakit Di Rusia

RIAU24.COM -  Anjing membuktikan bahwa mereka adalah sahabat  manusia dan kesetiaannya tidak mengenal batas. Anjing asal Rusia ini menjadi malaikat pelindung bagi empat pasien rumah sakit, yang berhasil selamat dari kebakaran hebat di sebuah rumah sakit pribadi.

Insiden itu terjadi di wilayah Leningrad Rusia di mana terjadi kebakaran, setelah itu seekor anjing bernama Matilda mulai menggonggong dan memberi tahu pemiliknya tentang kecelakaan itu. Matilda lari ke dalam gedung yang terbakar.

Baca Juga: Gempa Berkekuatan 6,4 Guncang Provinsi San Juan Argentina, Tidak Ada Peringatan Tsunami



Laporan menunjukkan bahwa Matilda jatuh pingsan di dalam gedung karena keracunan karbon monoksida. Ada empat warga di rumah sakit pada saat kebakaran yang kemudian diselamatkan oleh dua relawan - Elena Kalinina dan Alexander Tsinkevich.

Matilda menderita luka bakar yang serius di seluruh tubuhnya. Dia saat ini berada di penampungan Vasilek di St Petersburg di mana dokter hewan sedang menangani perawatannya.

Para pasien di rumah sakit berterima kasih atas tindakan heroik Matilda, dan meskipun mereka tidak punya waktu untuk hidup lebih lama, namun dia memberi mereka sedikit lebih banyak waktu untuk menikmati hidup.

Baca Juga: Ajaib, Pria Ini Berhasil Menginap Tanpa Terdeteksi di Bandara Chicago Selama Tiga Bulan

Perawatan rumah sakit adalah tempat pasien yang sakit parah dirawat. Tujuan utama rumah sakit ini adalah untuk memberikan kenyamanan kepada pasien yang tidak pernah dapat pulih dari penyakit kronis, sehingga hari-hari terakhir mereka di Bumi terasa nyaman dan damai.

PenulisR24/dev



Loading...
Loading...