Labor Biomolekuler RSD Madani Pekanbaru Hanya Uji Sampel Pasien yang Diisolasi, Ini Sebabnya

Kamis, 26 November 2020 | 11:38 WIB
David Oloan David Oloan

RIAU24.COM - PEKANBARU - Laboratorium Biomolekuler Rumah Sakit Madani belum beroperasi penuh karena izin masih diproses di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemeskes). Saat ini, labor hanya memeriksa sampel pasien corona yang dirawat diisolasi.

Baca Juga: Jaring Pelanggar Protokol Kesehatan, Satpol PP Pekanbaru Gencar Lakukan Razia

"Izin laboratorium biomolekuler masih dalam proses di Balitbangkes Kemenkes. Laboratorium ini baru bisa melayani uji sampel pasien dari luar pada bulan depan," kata Direktur RSD Madani David Oloan, Rabu (25/11/2020).

Karena belum ada izin, maka sampel swab test yang diuji hanya sebatas pasien corona yang dirawat di RSD Madani. Meski sebenarnya, kapasitas laboratorium bisa mencapai 1.000 sampel.

Baca Juga: Sebagian Besar Status Kecamatan di Pekanbaru Zona Kuning Covid-19, Kecuali 4 Wilayah Ini

"Saat ini, baru 500 sampel yang bakal diperiksa di laboratorium. Namun kapasitas laboratorium ini mencapai seribu sampel," ungkap David.
 

PenulisR24/put



Loading...
Loading...