Menterinya Ditangkap, Kemensos: Kami Prihatin dan Terpukul

Senin, 07 Desember 2020 | 11:35 WIB
Menterinya Ditangkap, Kemensos: Kami Prihatin dan Terpukul (foto/int) Menterinya Ditangkap, Kemensos: Kami Prihatin dan Terpukul (foto/int)

RIAU24.COM -  Jajaran Kementerian Sosial (Kemensos) mengakui kaget dan terpukul atas penetapan tersangka Menteri Sosial Juliari P Batubara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Nyesek! Kekasih Brigadir J Menangis Pilu, Vera: Tiga Tahun Abang di Jakarta Kita Gak Pernah Jumpa


Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos Hartono Laras, saat ini pihaknya sedang berupaya keras untuk menyalurkan bansos Covid-19 secara cepat dan tepat sasaran. Namun, adanya penangkapan tersebut juga menjadi pukulan tersendiri bagi Kemensos.

"Kami seluruh jajaran Kemensos tentu prihatin dan sangat kaget apa yang terjadi pada tanggal 5 kemarin dini hari. Ada penangkapan atau operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah orang, termasuk salah satunya oknum pejabat Kemensos," ujar Hartono dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/12/2020).

Baca Juga: Terungkap! Inilah 5 Kedekatan Ferdy Sambo dengan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo


"Atas kejadian ini, kami disamping prihatin juga sangat terpukul di tengah upaya untuk terus bekerja keras melaksanakan tugas, amanah, khususnya dalam menyalurkan bansos di tengah pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi," lanjut dia.

Dirinya pun menyebutkan, apa yang terjadi adalah prilaku oknum sebab sebagai lembaga, Kemensos selalu berusaha untuk terus memahami prinsip-prinsip akuntabilitas.

Seperti permintaan pengawasan melalui aparat pengawasan internal pemerintah, baik di Inspektorat Jenderal Kemensos maupun Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Begitu juga aparat penegak hukum untuk melakukan pendampingan, pengawalan, dan pengawasan atas pengelolaan anggaran bansos.

"Karena kami mengelola anggaran tahun 2020 sangat besar, oleh karena itu kami kerja sama meminta pendampingan baik maupun aparat penegak hukum," kata dia.

Ia juga menyebutkan, akan membuka akses penuh terhadap berbagai informasi yang dibutuhkan KPK dalam proses hukum yang tengah dilakukan.

Hal tersebut, kata dia, merupakan bentuk keseriusan dan dukungan penuh Kemensos dalam upaya pemberantasan korupsi.

PenulisR24/bis


Loading...
Loading...