Menu

Bentangkan Masalah Tenaga Kerja Lokal, DPC-SPRMII Audiensi dengan LAMR Dumai

Satria Utama 25 Jan 2021, 16:15
DPC-SPRMII Audiensi dengan LAMR Dumai
DPC-SPRMII Audiensi dengan LAMR Dumai

RIAU24.COM -  DUMAI- Sebagai wujud kepedulian Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Rumpun Melayu Industri Indonesia (DPC - SPRMII) terhadap masalah ketenagakerjaan melakukan audiensi dengan pengurus lembaga Adat Melayu Riau Kota Dumai. Senin (25/01/2021) Jalan Putri Tujuh Kota Dumai. 

Di kesempatan itu, ketua Syed Muhammad Azra membentangkan masalah tenaga lokal masyarakat kota Dumai. Kenyataan ini ironis, karena perusahaan-perusahaan begitu banyak harus mengutamakan tenaga kerja lokal. 

"Kalau mereka membutuhkan tenaga kerja, harapan saya mereka mengutamakan tenaga kerja yang ada di kota Dumai ini," tambahnya. 

Selain Datuk Seri Syarudin Husin, Ketua Umum DPH Lembaga Adat Melayu Riau Kota Dumai, hadir dalam pertemuan itu sejumlah pengurus LAMR dan Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Rumpun Melayu Industri Indonesia (DPC - SPRMII) kota Dumai. 

Dalam pertemuan tersebut Datuk Seri menyambut baik dan memberikan apresiasi atas berbagai hal dibicarakan dalam pertemuan sekitar 40 menit itu. Selain masalah tenaga kerja, sosial dan lingkungan secara konseptual, juga berkaitan dengan hal-hal teknis seperti keberadaan perusahaan-perusahaan di daerah ini. 

"Agar dalam melakukan rekrutmen bagi para pekerja diprioritaskan putra putri kota Dumai, supaya SDM di daerah dapat diberdayakan dengan baik," Ujar ketua LAMR-Dumai. Datuk Seri Syarudin Husin. 

Fakta itu membuktikan bahwa inclusive progress kesejahteraan dan kemajuan bersama yang diharapkan melalui penggalakan investasi SDM di Kota Dumai, belumlah terwujud. 

Lanjut ketua Serikat Pekerja Rumpun Melayu Industri Indonesia kota Dumai menyampaikan,“ Kita berharap, lebih banyak lagi kebijakan- kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, agar putra putri kota Dumai bisa mengejar ketertinggalannya, seperti pelatihan, sertifikasi dan lainnya yang sekaligus sebagai bentuk perwujudan keadilan sejati yang menjadi cita-cita kita dalam bernegara,” kata Syed Muhammad Azra.**