Menu

Apa Yang Dapat Terjadi pada Tubuh Jika Anda Mandi Tanpa Menggunakan Sabun

Devi 14 Feb 2021, 09:21
Foto : Brightside
Foto : Brightside

RIAU24.COM -  Kita terbiasa berpikir bahwa perawatan kulit yang baik berarti memiliki kulit yang bersih dan licin. Namun, menyabuni tubuh Anda dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan sabun bisa lebih berbahaya daripada baik untuk kesehatan dan penampilan Anda. Meskipun sabunnya pasti berbau harum, namun sabun itu jauh dari bermanfaat bagi kulit Anda.

Seperti dilansir dari Bright Side, kami memutuskan untuk mencari tahu apakah air saja sudah cukup untuk membilas kotoran dan apa yang terjadi jika Anda memutuskan untuk berhenti menggunakan sabun.

1. Kulit Anda akan terasa lebih sehat.
Mandi hanya dengan air akan menyeimbangkan lapisan pelindung kulit Anda. Meskipun sabun efektif menghilangkan kotoran dari tubuh Anda, sabun juga membersihkan minyak alami yang dikeluarkan oleh kulit Anda. Menggunakan sabun secara teratur juga dapat mengganggu keseimbangan pH kulit Anda, membuatnya kering dan teriritasi.

2. Anda tidak akan mengalami bau badan.
Meskipun mandi dengan sabun akan membuat Anda berbau segar dalam jangka pendek, hal itu pada dasarnya membuat kulit Anda lebih rentan terhadap bakteri. Bahan keras dalam sabun mengganggu keseimbangan antara minyak kulit dan bakteri yang hidup di kulit kita, yang menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak dan bakteri. Sabun antibakteri sangat berbahaya karena membunuh mikroba menguntungkan bersama dengan mikroba jahat.

3. Ini akan menjaga kesehatan bagian pribadi Anda.
Mandi pakai sabun secara rutin bisa mengeringkan area genital yang bisa berujung pada kondisi kesehatan tertentu. Cara terbaik adalah menggunakan air hangat untuk mencuci bagian pribadi Anda, atau air panas saat Anda perlu menghilangkan bau.

4. Kulit Anda mungkin tetap bebas kerutan lebih lama.
Meskipun banyak bahan yang ditemukan dalam sabun dimaksudkan untuk membuat kulit Anda bersih dan segar, bahan-bahan tersebut sebenarnya dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan daripada kebaikan. Faktanya, produk ini dapat merusak mantel asam kulit Anda, yang selanjutnya dapat memperburuk berbagai kondisi kulit, seperti jerawat dan dermatitis. Mandi dengan sabun membuat kulit Anda kering, yang bisa menyebabkan keriput.

5. Ini mungkin mengurangi kemungkinan Anda mengalami kekurangan vitamin D.
Selain berkontribusi pada penuaan kulit dini, sabun juga dapat mengganggu penyerapan vitamin D. Kulit kita mengubah energi matahari menjadi vitamin D, dan beberapa spesialis perawatan kesehatan merekomendasikan untuk lebih jarang mandi, karena dapat mengganggu keseimbangan kulit dan menghilangkan beberapa vitamin D.Namun, banyak komunitas medis percaya bahwa vitamin D tetap ada di kulit. bahkan setelah mandi.

Apa yang bisa Anda gunakan selain sabun :

  • Minyak pembersih. Pembersih berbahan dasar minyak adalah alternatif yang lebih sehat untuk sabun. Mereka menghilangkan kotoran dan sel kulit mati dari kulit tanpa mengganggu penghalang minyaknya.
  • Menyikat kering. Menggunakan sikat kering mengelupas kulit Anda dan mempercepat proses pembaruannya, membuatnya terlihat muda dan segar.
  • Lulur alami. Anda dapat membuat campuran sendiri menggunakan bahan-bahan langsung dari dapur Anda. Misalnya, kombinasi oatmeal, madu, dan gula akan mengelupas dan membersihkan kulit tanpa merusaknya.

Apakah Anda mandi dengan atau tanpa sabun? Pernahkah Anda berpikir untuk tidak menggunakan sabun?