Takut Dipolisikan, Tokoh NU Gus Umar Disuruh Berhenti Main Medsos
Tweet permintaan untuk menutup akun medsos. Foto: Tangkapan Gambar dari Twitter/ @UmarChelsea_
RIAU24.COM - Lantaran dianggap terlalu vokal, salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Umar Syadat Hasibuan alias Gus Umar diminta oleh saudara kandungnya untuk tidak lagi berselancar di media sosial.
Pernyataan itu disampaikannya melalui akun Twitter miliknya @UmarChelsea_, Minggu, 14 Februari 2021.
"Abang kandung saya barusan telepon. Dia minta saya berhenti main Twitter," ucapnya.
Permintaan itu lantaran cuitan Gus Umar sering dijadikan media sebagai bahan pemberintaan.
Baca juga: Manfaatkan 135 Hektar Lahan, Produktif, Lapas Nusakambangan Dapat Apresiasi dari Titiek Sueharto
"Karena twit saya sering jadi berita. Dia takut saya dilaporkan kepolisi," ujarnya.
Gus Umar mengaku akan menuruti permintaan dari saudaranya tersebut.