Gunung Etna Mengeluarkan Semburan Lava Spektakuler yang Menerangi Langit Sisilia Setiap Malam

Rabu, 24 Februari 2021 | 15:48 WIB
Foto : DetikNews Foto : DetikNews

RIAU24.COM -  Gunung Etna, gunung berapi paling aktif di Eropa, telah mengeluarkan semburan lava spektakuler yang menerangi langit Sisilia setiap malam.

Letusan terbaru semalam mereda sekitar pukul 0900 GMT Selasa, menurut Institut Nasional Geofisika dan Vulkanologi Italia. Selama lebih dari seminggu, Etna telah menyemburkan lava, abu, dan batuan vulkanik secara teratur. Bandara Catania terdekat ditutup sementara, dan penduduk kota Pedara mengatakan itu muncul satu hari pekan lalu seolah-olah hujan batu saat selimut tebal abu menutupi kota.

Baca Juga: Dalam Upaya Meningkatkan Tingkat Perlindungan, China Mempertimbangkan Untuk Mencampur Vaksin COVID-19

Dilansir dari ABCNews, ahli vulkanologi Boris Behncke dari pusat observasi Etna institut nasional telah mengikuti paroksisma terbaru dengan takjub. Menulis di situs web institut minggu ini, dia mengatakan bahwa setelah "memberi kami momen-momen ketegangan" pada malam-malam sebelumnya, Etna akhirnya meledak dengan cara yang "jarang kami lihat di antara kami yang telah bekerja dalam hal ini selama beberapa dekade".

Mengacu pada aktivitas semalam, dia mentweet pada hari Selasa: “Apakah saya menyebut paroxysm 20-21 Februari dari #Etna 'sangat kuat'? Nah, penggantinya, pada malam 22-23 Februari, JAUH lebih bertenaga. "

Sejauh ini, belum ada laporan kerusakan atau cedera.

Baca Juga: Rencana China Untuk Membuat Bendungan Super Himalaya Memicu Ketakutan di India

Sebelumnya minggu lalu, Gunung Etna juga telah memuntahkan lavanya.  Dengan batu-batu kecil dan hujan abu akibat erupsi itu, pihak berwenang memutuskan menutup Bandara Internasional Catania. Sementara itu, melalui Twitter, otoritas darurat mengatakan bahwa mereka memantau situasi dengan cermat di tiga desa di kaki gunung berapi. Tiga desa itu yakni Linguaglossa, Fornazzo, dan Milo.

Gunung berapi yang memiliki ketinggian 3.324 meter itu merupakan gunung berapi paling aktif di Eropa. Gunung itu kerap meletus dalam 500.000 tahun terakhir.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...