Kata Bekas Teroris, di Media Sosial Seperti Ini Doktrin Radikalisme Biasa Disebar

Sabtu, 03 April 2021 | 17:59 WIB
Ilustrasi. Media Indonesia Ilustrasi. Media Indonesia

RIAU24.COM -  Mantan narapidana terorisme Haris Amir Falah membebekan fakta menarik terkait media penyebaran paham radikal yang biasa beredar di Indonesia.

Menurutnya, kelompok teroris kerap memanfaatkan media sosial dan aplikasi pesan dikutip dari medcom.id,  Sabtu, 3 April 2021.

Alhasil, pesatnya perkembangan teknologi saat ini membuat gerakan mereka nyaris tak terlihat.

Baca Juga: MotoGP Indonesia Ditunda Hingga 2022

Bahkan membuat kegiatan mereka tidak terpantau hinggal ke lingkungan sekitar.

Haris mengatakan media sosial Facebook dan aplikasi pesan Telegram merupakan media favorit para pelaku paham radikal untuk menyebarkan ajaran sesatnya.

Baca Juga: Tak Terima Disebut Lesti Kejora Biduan Suara Terjelek, Siti Badriah : Emang Iya, Tapi Rezeki Aku Bagus

"Telegram, maaf saya harus menyebutkan itu ya. Kemudian di Facebook juga saya rasa itu juga digunakan (menyebarkan doktrin radikalisme)," sebutnya.

Untuk diketahui, Haris blak-blakan membocorkan rahasia para pelaku teror ini dalam diskusi virtual pada hari ini.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...