Kehadiran Jokowi di Resepsi Atta Halilintar dan Aurel Banjir Kritik, Begini Respon Krisdayanti

Senin, 05 April 2021 | 13:51 WIB
Krisdayanti dan Aurel Krisdayanti dan Aurel

RIAU24.COM -  Warganet tanah air dan sejumlah selebritas turut menyoroti pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah yang disiarkan langsung di televisi pada Sabtu (3/4). Salah satunya, Ernest Prakasa.

Komika sekaligus sutradara itu bahkan mempermasalahkan akun resmi Sekretariat Negara di Twitter yang mengunggah momen tersebut. "Apa urusannya sama Negara, woy?" cuit Ernest Prakasa di akunnya di Instagram, baru-baru ini.

Baca Juga: DPR Sebut Ada Unsur Politik Dibalik Dukungan Tokoh ke BPOM Terkait Vaksin Nusantara

Menanggapi kritikan publik ini, penyanyi Krisdayanti meminta masyarakat agar tidak berlebihan menyoroti kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di pernikahan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah.

Menurut istri Raul Lemos itu, kehadiran orang nomor satu di Indonesia sebagai bukti kepedulian kepada masyarakat.

"Jadi tolong, jangan dianggap berlebihan," kata Krisdayanti kepada awak media di kediamannya, Minggu (4/4).

Krisdayanti pun bersyukur pernikahan putri sulungnya dengan Anang Hermansyah itu mendapat perhatian dari Jokowi dan pejabat lainnya.

"Alhamdulillah keluarga dan anak-anak mendapat respons yang luar biasa," ujarnya.

Baca Juga: Sebut Kerumunan Bandara di Bandara Jebakan Untuk Rizieq Shihab, Begini Kata Yusuf Martak

Sebelumnya, pengacara kondang Farhat Abbas juga mengkritik kehadiran Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo.

"Suasana pernikahan terasa HUT RI, saran buat Presiden @jokowi @bamsoetpedia @prabowo dalam perayaan acara yang sifatnya berbau bisnis alias berbayar/beriklan/live, sebaiknya pejabat negara tidak hadir sebagai pendukung acara tersebut," tulis Farhat Abbas di akun instagram dia @farhatabbasofficial, Sabtu 3 April 2021.

Menurut mantan suami Nia Daniaty, kehadiran tiga pejabat penting itu mengganggu konstitusional negara. Terkecuali jika yang mereka hadiri adalah pernikahan orang biasa, bukan selebriti.

"Karena agak mengganggu konstitusional dan kenegarawanan lain halnya kalo hanya acara biasa atau rakyat biasa. Maaf Dr Farhat Abbas - Ketum PANDAI @partaipandai," sambung dia.***

 

PenulisR24/saut


Loading...
Loading...