Menu

Razia di Setiap Ruangan Tahanan Lapas IIa Bengkalis, Tim Gabungan Banyak Temukan Ini

Dahari 8 Apr 2021, 10:05
Razia tim gabungan TNI Polri di Lapas IIa Bengkalis
Razia tim gabungan TNI Polri di Lapas IIa Bengkalis

RIAU24.COM - BENGKALIS - Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1442 H/2021 M, tim gabungan TNI-Polri didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis Edi Mulyono dan jajaran melakukan razia disetiap ruangan kamar tahanan, Rabu 7 April 2021 malam kemarin.

Saat razia berlangsung petugas gabungan tidak menemukan seperti obatan terlarang diantaranya narkoba. Akan tetapi sejumlah senjata tajam berupa pisau dapur, besi diruncingkan, sejumlah Hp berbagai merk, puluhan sendok, kabel dan lain-lain berhasil diamankan petugas.

Kemudian, sejumlah barang ini disita dengan tujuan untuk menghindari gangguan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Apalagi saat akan menyambut Bulan Suci Ramadhan hanya tinggal beberapa hari kedepan.

"Kita amankan dan segera dimusnahkan barang-barang tersebut, lantaran patut kita curigai akan mengakibatkan gangguan kamtibmas. Dalam razia malam ini, dengan sejumlah ponsel kita temukan dalam tahanan, tidak ada satupun ditemukan terkait narkoba,"ujar Kalapas Edi Mulyono.

Diutarakannya, ada satu hal yang perlu ditegaskan, jajaran Kemenkumham menyatakan perang terhadap narkoba, dengan komitmen untuk selalu mewaspadai semua pergerakan peredaran saat didalam Lapas ataupun Rutan.

"Selain itu, kami dari Lapas akan bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba-coba melakukan penyelundupan Hp ke dalam Lapas. Karena itu sama halnya dengan menyelundupkan narkoba,"tegas Edi Mulyono.

Kalapas Edi Mulyono mengingatkan kepada seluruh jajarannya, untuk melakukan giat inspeksi mendadak (sidak)  ke dalam Lapas, minimal satu minggu sekali dilakukan. Agar situasi dan kondisi dalam Lapas bisa tetap terjaga aman dan terkendali.

"Kami, atasnama pribadi dan seluruh jajaran Lapas, mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya pihak TNI-Polri, karena ikut serta dalam upaya menjaga keamanan dalam Lapas. Dan juga sebagai memotivasi terhadap seluruh petugas Lapas, bahwa instansi lain telah terbukti ingin sekali dalam Lapas tetap aman terkendali,"ungkapnya.