Menu

3 Permintaan Terakhir Pangeran Philip, Salah Satunya Khusus Untuk Pangeran Charles

Amerita 13 Apr 2021, 04:07
google
google

RIAU24.COM -  Pangeran Philip meminta tiga hal sebelum tutup usia, salah satunya khusus kepada putra tertuanya, Charles.

Saat hidupnya hampir berakhir, Duke of Edinburgh memanggil putranya untuk bertemu. Saat itu, Pangeran Philip masih memulihkan diri pasca operasi jantung di rumah sakit beberapa minggu lalu.
zxc1
Dalam percakapan emosional di samping tempat tidur itu, Pangeran Philip menasehati Charles agar lebih memperhatikan Ratu hingga membahas bagaimana pewaris takhta harus memimpin Keluarga Kerajaan di tahun-tahun mendatang.

Sumber kerajaan mengungkapkan bahwa dalam satu percakapan di Rumah Sakit King Edward VII pada akhir Februari, duo anak ayah itu berdiskusi terus terang dan sepenuh hati.

Philip yang terbaring lemah sadar bahwa dirinya tidak mungkin dapat pulih sepenuhnya setelah berminggu-minggu di rumah sakit, oleh karena itu, ia mengungkapkan keinginan terakhirnya untuk kembali ke rumah. 
zxc2
Pangeran Philip ingin tutup usia di tempat tidurnya sendiri, di balik tembok Windsor, Kastil.

Ketika dia meninggalkan rumah sakit pada 16 Maret setelah menghabiskan empat minggu sebagai pasien, ada harapan dia akan hidup untuk melihat ulang tahunnya yang ke-100 hanya beberapa minggu lagi pada 10 Juni.

Pangeran Charles dikatakan telah melakukan kontak terus-menerus dengan ayahnya baik secara langsung maupun melalui telepon selama beberapa minggu terakhir dan diyakini telah melihatnya untuk terakhir kalinya pada hari Selasa.

Pangeran Charles memberikan penghormatan terakhirnya kepada sang ayah Sabtu lalu. Charles menggambarkan ayahnya sebagai sosok yang sangat dicintai dan dihargai, serta akan selalu dirindukan.

Charles merekam pesan mengharukan di Highgrove House, kediaman abad ke-18 di dekat Tetbury di Gloucestershire.

"Saya secara khusus ingin mengatakan bahwa ayah saya, karena saya kira selama 70 tahun terakhir, telah memberikan pengabdian yang paling luar biasa dan penuh pengabdian kepada Ratu, keluarga saya dan negara, tetapi juga kepada seluruh persemakmuran. Dia adalah sosok yang sangat dicintai dan dihargai dan selain dari apa pun, saya dapat membayangkan, dia akan sangat tersentuh oleh jumlah orang lain di sini dan di tempat lain di seluruh dunia dan persemakmuran, yang juga menurut saya, ikut merasakan kehilangan," bunyi pesan itu.