Ini Penyebab Mengapa Kasus COVID-19 di Kepulauan Riau Meningkat

Senin, 03 Mei 2021 | 10:42 WIB
Foto : Tempo Foto : Tempo

RIAU24.COM -  Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau, Bisri, menduga peningkatan jumlah pasien yang didiagnosis Covid-19 pada April 2021 disebabkan munculnya varian baru SARS-CoV-2, B1525, yang terdeteksi di Februari 2021 di Batam.

“[Kami mendeteksi] satu kasus varian Covid-19 baru pada Februari 2021 di Batam. Seorang pekerja migran Indonesia dari Malaysia terinfeksi [dengan varian baru]. Ini kemungkinan menyebar saat proses pemulangannya, ”kata Bisri di Tanjungpinang, Minggu, 2 Mei 2018.

Bisri menilai varian virus baru itu berpotensi besar masuk ke Kepulauan Riau mengingat eks TKI masuk lewat Batam dan Tanjungpinang.

Baca Juga: Viral Kelompok Berseragam Militer Papua Nugini Nyatakan Perang ke TNI dan Bela Separatis Papua Barat

Dinkes daerah pun meminta Kementerian Kesehatan melakukan pemeriksaan secara mendalam. “Penelitian itu membutuhkan waktu. Kami menduga demikian karena penularannya yang cepat. Kami berharap transmisi varian baru tidak terjadi, ”tambah Bisri.

Selain itu, Bisri mengakui cepatnya penularan penyakit virus corona di pulau-pulau tersebut juga disebabkan oleh kelalaian masyarakat dalam tata tertib kesehatan menyusul penurunan kasus sejak Januari-Maret 2021.

Satgas Covid-19 Kepulauan Riau mencatat jumlah kasus positif di wilayah tersebut meningkat 145, sehingga total menjadi 11.499 kasus.

Baca Juga: Ini Panduan Shalat Idul Fitri di Rumah

“Bintan, Kota Batam, dan Tanjungpinang tergolong Zona Oranye atau beresiko sedang tertular Covid-19, sedangkan Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas tergolong Zona Kuning atau beresiko rendah penularan virus,” jelasnya. Ketua Satgas Tengku Said Arif Fadillah.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...