Gegara Pandemi Covid-19, Penguin di Negara Ini Terancam Punah

Kamis, 06 Mei 2021 | 21:25 WIB
Penguin di Selandia Baru. Foto: SHARRON WARD Penguin di Selandia Baru. Foto: SHARRON WARD

RIAU24.COM -  Sekelompok dokter hewan yang bekerja di The Wildlife Hospital, Selandia Baru dipaksa bekerja ekstra.

Pasalnya, para dokter hewan bekerja demi tujuan besar. Mereka harus memberi perawatan eksklusif kepada penguin, hewan asli negara itu dikutip dari bbc.com, Kamis, 6 Mei 2021.

Hal itu karena hampir 80 persen satwa liar asli Selandia Baru tersebut terancam punah.

Baca Juga: Hantamkan Mobilnya ke Tentara Israel, Wanita Ini Ditembak Mati

Pingguin terancam dari predator mereka burung kakapo hingga singa laut. Terutama terhadap penguin bermata kuning, yang disebut hoiho. Hoiho adalah salah satu spesies penguin paling terancam di dunia.

Keberadaanya hanya ada sekitar 4.000 hingga 5.000 ekor hoiho dewasa yang tersisa di alam liar.

Baca Juga: Dikhawatirkan Sakit Jantung, Kim Jong Un yang Semakin Kurus Belum Tunjuk Penerusnya

Kebanyakan penguin ini dirawat di rumah sakit karena berbagai alasan, antara lain kelaparan, cedera, dan mengidap penyakit. Diperparah dengan pandemi Covid-19. Dimana, semua fasilitas yang ada sepenuhnya memperoleh penghasilan dari pengunjung.

Pandemi Covid-19 memukul Penguin dengan sangat parah. Dalam beberapa bulan lagi, pusat rehabilitasi penguin itu akan kehabisan dana untuk memberi makan dan merawat pasien mereka.

Upaya konservasi di Selandia Baru telah lama berkorelasi dengan pariwisata.

Selama beberapa dekade, orang berbondong-bondong datang ke garis pantai Semenanjung Otago, tanjung yang menjulang tinggi dan teluk yang tersembunyi.

Para turis itu berharap melihat secara sekilas singa laut, anjing laut, dan penguin.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...