Begini Cara Kerja Iron Dome, Sistem Pertahanan Udara Maha Hebat Milik Israel, Tapi Bisa Ditembus Roket Hamas

Rabu, 12 Mei 2021 | 15:27 WIB
Iron dome milik Israel. Foto: The Times of Israel Iron dome milik Israel. Foto: The Times of Israel

RIAU24.COM - Jebolnya sistem pertahanan udara terhebat milik Israel, iron dome atau kubah besi dari segala jenis serangan udara dari Hamas menjadi pertanyaan publik baru-baru ini.

Iron dome pertama kali diperkenalkan pada 2011 yang merupakan hasil riset dan pengembangan kolaborasi dua perusahaan Israel, Rafael Advanced Defense System dan Israel Aerospace Industries.

Dikutip dari Washington Post, Rabu 12 Mei 2021 kedua perusahaan itu mendapatkan bantuan teknis dan keuangan penuh dari Amerika Serikat.

Baca Juga: Survei Menunjukkan : 57 Persen Karyawan di Negara Ini Merasa Diperbudak Dengan Sistem Bekerja Dari Rumah

Iron dome sendiri diketahui bekerja dengan memanfaatkan radar dan software yang telah berisikan algoritma khusus. Radar dipasang untuk mendeteksi serangan roket yang tiba-tiba muncul di udara.

Di saat yang bersamaan algoritma yang ada di iron dome kemudian mengkalkulasi titik serangan roket yang akan jatuh di wilayah Israel.

Dari perhitungan tersebut diketahui akan meledak di wilayah padat penduduk dan objek vital Israel, maka iron dome langsung berupaya mencegat roket tersebut saat masih berada di udara.

Baca Juga: Mumbai Telah Mengalami Insiden 3 Bangunan Runtuh, Mengapa Kecelakaan Seperti Itu Menjadi Biasa?

Cara pencegatannya adalah dengan menembakkan roket ke arah roket penyerang tersebut. Untuk mencegat roket memasuki wilayah Israel, iron dome dilengkapi dengan launcher atau peluncur.

Mereka membuat dua jenis launcher yakni statis dan bergerak. Launcher statis biasanya dibangun di wilayah-wilayah yang berdekatan dengan Gaza misalnya Ashkelon.

Sebaliknya launcher bergerak merupakan launcher yang siap dipindahkan kemana saja tergantung peristiwa yang dihadapi oleh Israel. Dalam setiap launcher terdapat 20 roket yang disiapkan untuk mencegat roket-roket dari pasukan Hamas.

Setiap kali iron dome aktif, iron dome juga mengeluarkan sirine tanda bahaya. Artinya penduduk Israel bisa kalang kabut berhamburan mencari perlindungan apabila roket gagal dicegat dari udara.

Namun bagi Hamas, setelah iron dome diperkenalkan, semakin lama mereka semakin mengerti cara mengelabui iron dome. Yaitu dengan membuat roket-roket dengan bahan yang tidak mudah terdeteksi oleh radar iron dome.

Dan terbukti, roket mereka berhasil masuk dan sukses mengegerkan bahkan menewaskan warga Israel.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...