Menu

Usai Perang dengan Hamas, Polisi Tangkap 250 Warga Palestina Yang Tinggal di Israel

Satria Utama 28 May 2021, 05:57
Polisi Israel menangkap 250 warga Palestina dalam dua hari terakhir. Foto/The New Arab
Polisi Israel menangkap 250 warga Palestina dalam dua hari terakhir. Foto/The New Arab

RIAU24.COM -  YERUSALEM - Di masa gencatan senjata antara Israel dengan Hamas, polisi Israel telah menangkap setidaknya 250 warga Palestina yang tinggal di Israel dalam dua hari terakhir. 

Menurut kantor berita Otoritas Palestina, Wafa, pasukan Israel menangkap 250 warga Palestina di Israel pada Senin dan Selasa, dalam kampanye penahanan yang masih berlangsung.

Hassan Jabreen, kepala Adalah, sebuah pusat hukum untuk perlindungan warga Palestina di Israel, mengatakan kepada outlet berita lokal Arab48 bahwa polisi Israel telah "meneror" warga melalui kampanye yang datang dari motivasi "murni politik" tanpa dasar hukum.

Di Wadi Ara dan Kafr Manda, polisi Israel menangkap puluhan pemuda dan menggerebek rumah. Penangkapan juga terjadi di Negev dan Umm Al-Fahm.

Pasukan intelijen Israel juga menangkap Moein Al-Asam, seorang seniman yang berbasis di Negev, setelah dia menyanyikan sebuah syair untuk Yerusalem dan Gaza serta memuji perlawanan Palestina. Dia diinterogasi selama dua jam.

Mayoritas penangkapan terjadi di Lod di mana hampir 140 pemuda ditahan seperti dikutip dari The New Arab, Jumat (28/5/2021).

Halaman: 12Lihat Semua