Menolak Divaksin, 178 Staf di Rumah Sakit Houston Methodist Dipecat

Jumat, 11 Juni 2021 | 14:50 WIB
Gedung Houston Methodist Gedung Houston Methodist
<p>RIAU24.COM -  Houston Methodist merumahkan hampir 200 pekerja selama dua minggu tanpa bayaran karena menolak divaksinasi COVID-19, Jumat (11/6).

Sistem rumah sakit menetapkan batas waktu hingga Senin lalu (07/6/2021)  bagi semua karyawan untuk divaksinasi. 25.000 karyawan sudah divaksin tepat waktu.
Baca Juga: Dipecat hingga Bunuh Diri, Nasib Pejabat yang Tewaskan 21 Pelari Ultramaraton di China


Namun, sebanyak 178 pekerja diberhentikan karena tidak sepenuhnya mematuhi kebijakan, termasuk 27 orang yang hanya divaksin satu kali.

Sebelumnya, kebijakan rumah sakit menetapkan 21 Juni sebagai tenggat waktu bagi pekerja akan diberhentikan otomatis apabila tak kunjung divaksin.

"Ilmu pengetahuan membuktikan bahwa vaksin tidak hanya aman, tetapi juga diperlukan jika kita ingin mengambil jalan pintas melawan COVID-19," kata Dr. Marc Boom, CEO Houston Methodist.

Baca Juga: Tragis, Serangan Rudal Mematikan Targetkan Rumah Sakit di Afrin, Noda Darah Berceceran Dimana-Mana
Houston Methodist memberi pekerja yang divaksinasi  bonus $500  pada bulan Maret. Hal ini dilakukan untuk menjaga pasien tetap aman di tengah pandemi, termasuk memvaksinasi semua staf yang bekerja di antara mereka.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...