Mengolok-olok Vaksin, Pria Ini Malah Tewas Akibat Covid-19 karena Tidak Divaksinasi

Senin, 26 Juli 2021 | 15:28 WIB
Stephen Harmon Stephen Harmon

RIAU24.COM - Seorang pria California yang sebelumnya mengejek vaksin COVID-19, meninggal setelah terinfeksi virus corona.

Stephen Harmon (34) meninggal di Pusat Medis Regional Corona, timur Los Angeles, Rabu (21/7).
Baca Juga: Taliban Juga Manusia: Jajan Es Krim Lalu Naik Perahu Bebek Sambil Tenteng Senjata


Sebelum dirawat di rumah sakit, Harmon berbagi serangkaian lelucon di media sosial tentang vaksin.

"Saya punya 99 masalah tetapi vaksin bukan salah satunya" tulisnya di Twitter.

Dalam tweet lain dia mengolok-olok upaya penjangkauan pemerintah Biden untuk mendorong vaksin.

“Para 'surveyor' vaksin dari pintu ke pintu Biden benar-benar harus disebut Saksi JaCovid. #keepmovingdork," tulisnya.

Baca Juga: Dalam Film Spencer yang Dibintangi Kristen Stewart, Putri Diana Bertanya Apakah Dia akan Dibunuh

Selain sebab COVID-19, Harmon juga mengalami pneumonia dan kadar oksigen yang sangat rendah.

Tiga hari sebelum kematiannya, Harmon menceritakan bahwa dia ditempatkan pada ventilator dan meminta pengikutnya untuk mendoakannya.

"Jika Anda tidak memiliki keyakinan bahwa Tuhan dapat menyembuhkan saya melalui ventilator bodoh Anda, maka jauhkan Neraka dari ruang ICU saya, tidak ada ruang di sini untuk ketakutan atau kurangnya iman!" tulisnya di Twitter.

Pendiri Gereja Hillsong, Brian Houston, memberikan penghormatan kepada Harmon, yang telah menjadi anggota jemaat Los Angeles.

“Dia adalah salah satu orang paling dermawan yang saya kenal dan dia memiliki banyak hal di depannya. Dia akan selalu muncul di pertandingan sepak bola cucu kami dan dia akan dirindukan oleh banyak orang," tulis Houston di Instagram .

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...