Koma 14 Hari setelah Vaksin AstraZeneca, Wanita Ini Tak Gentar Divaksin lagi dengan Pfizer

Senin, 26 Juli 2021 | 16:04 WIB
Sumber foto: The Sun Sumber foto: The Sun

RIAU24.COM - Alyssa terbangun dan mendapati dirinya berada di ranjang rumah sakit, semuanya sangat tidak percaya bahwa dia akhirnya terbangun.

Ketika ibu dua anak asal Melbourne itu diberi tahu bahwa dia koma selama 14 hari setelah mengalami stroke karena vaksin, dia bertanya, “apa-apaan ini?”
Baca Juga: Mengenal Xu Jiayin, Pemilik Properti China yang Punya Utang Terbesar di Dunia: Rp4,260 Triliun


“Sejujurnya saya tidak tahu, itu adalah percakapan yang menyenangkan saat dibangunkan,” kata Alyssa.

Suami, ibu, dan saudara perempuan Alyssa telah diberitahu tiga kali oleh rumah sakit bahwa tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan.

“Kakak-kakak perempuan saya telah mempersiapkan tentang bagaimana memberi tahu putri saya, yang baru berusia tiga dan lima tahun.”

Baca Juga: Alami Krisis Setelah Taliban Berkuasa, PBB Kucurkan Dana Darurat Rp 641 Miliar untuk Bantu Afghanistan

Wanita berusia 40 tahun itu menerima suntik vaksin AstraZeneca pada 17 Mei. Dokter percaya vaksin itulah yang memicu reakasi di tubuh Alyssa.

Menurut catatan medis, Alyssa didiagnosis dengan trombosis sinus serebral yang diinduksi vaksin.

“Dokter memberi tahu saya bahwa reaksi yang saya alami saat mendapatkan AstraZeneca sangat jarang terjadi,” jelasnya.

Terlepas dari apa yang dia alami, Alyssa mengatakan dia masih sangat pro-vaksinasi dan akan divaksinasi Pfizer oleh rumah sakit sebelum dipulangkan.

PenulisR24/ame


Loading...

Terpopuler

Loading...