Menu

Begini Percakapan Said Didu dan Rizal Ramli yang Mengaku Pernah di 'Prank' Mobil Esemka

Azhar 12 Aug 2021, 07:32
Kolase mantan Sekretaris BUMN Said Didu dan ekonom senior Rizal Ramli. Sumber: Internet
Kolase mantan Sekretaris BUMN Said Didu dan ekonom senior Rizal Ramli. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Presiden Jokowi baru-baru ini menyampaikan industri mobil listrik di Indonesia harus dilakukan hingga ke industri hilir. Alasannya karena presiden menilai Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah pemasok nikel terbanyak.

Bukannya didukung, permintaan itu ternyata banyak mendapat cibiran dari warga Indonesia.

Salah satunya dari elite Partai Gerindra Fadli Zon. Pria berdarah Minangkabau ini menyindirnya dengan menyebut kembali Mobil Esemka yang pernah dijanjikan bakal hadir 7 tahun lalu itu.

Setelah Fadli Zon kemudian giliran Mantan Sektretaris BUMN Said Didu dan Ekonom Senior Rizal Ramli yang mengeluhkan hal serupa. Said Didu dan Rizal Ramli mengatakan jika pernah 'ditipu' dengan kehadiran Mobil Esemka.

Pernyataan itu disampaikannya melalui akun Twitter mereka masing-masing, Rabu, 11 Agustus 2021.

Yang pertama ketika Rizal Ramli pernah membela kehadiran Mobil Esemka.

"Waktu Jokowi di ruang tunggu Metro TV akhir 2012, ditemani staff saya, E.E lapor saya, itu Esemka kayaknya ngibul. Saya malah marahin, Ndak boleh suudzon," tulis Rizal Ramli.

Komentar ini kemudian dengan cepat dibalas Said Didu. Dia mengaku sudah lama mencium ada hal yang tak biasa dengan Mobil Esemka sejak pertama kali diperkenalkan.

"Hahaha Bang @RamliRizal ternyata sempat kena prank juga. Saya sejak 2012 sudah tidak percaya. Banyak pihak minta Persatuan Insinyur Indonesia (PII) untuk ikut mendukung mobil esemka, tapi saya saat itu selaku Ketua Umum PII menolak karena saya yakin penjelasan tentang mobil tersebut bohong," tulisnya.

Tak lama, komentar Said Didu itu dibalas oleh Rizal Ramli.

"Mas Said lebih awas," tulisnya.