Menu

Rocky Gerung Sebut Kerumunan Holywings Salah Jokowi: Presidennya Masih Mondar-mandir, Perpanjangan PPKM juga Tidak Jelas

Rizka 7 Sep 2021, 14:40
google
google

RIAU24.COM -  Selama sepekan terakhir, kerumunan karena pelonggaran PPKM banyak terjadi di beberapa daerah. Salah satunya kerumunan di Kafe Holywings, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (4/9) kemarin.

Menanggapi hal itu, pengamat politik Rocky Gerung ikut menyampaikan pandangannya terkait kasus kerumunan yang terjadi Holywings. Ia menilai, penyebab adanya kasus kerumunan itu tak lain karena gaya dan sikap dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo belakangan ini.

Menurut Rocky kebijakan yang diberlakukan pemerintah sebenarnya belum tepat sasaran sampai kepada anak muda.

Maka dari itu, Rocky menyarankan pemerintah untuk segera melakukan evaluasi, khususnya dalam menyampaikan komunikasi.

Rocky pun menyindir Jokowi bahwa adanya kerumunan itu lantaran banyak anak muda yang tak paham dengan Jokowi yang masih mondar-mandir

“Pemerintah harus perbaiki cara meyakinkan anak muda. Sebab, anak muda tak paham melihat presidennya masih mondar-mandir,” ujar Rocky Gerung dalam video di saluran YouTube miliknya, Selasa (7/9).

Kemudian Rokcy juga menjelaskan bahwa masalah utama dari peristiwa tersebut adalah buruknya komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

Apabila hal ini terus dibiarkan, tentu akan sangat berbahaya, sebab masyarakat tak diberi tahu alasan untuk berdiam diri di rumah.

Dia pun mengusulkan, akan jauh berbeda hasilnya di lapangan apabila pemerintah membuat UU karantina dengan hukum yang tegas.

Lebih lanjut, Rocky memaparkan bahwa dengan adanya pelanggaran fatal di tengah kebijakan PPKM menunjukkan tak adanya koordinasi di dalam pemerintahan terkait PPKM.

Maka sangat disayangkan apabila pemerintah dengan sesuka hati memperpanjang PPKM tanpa memberi tahu alasan yang jelas.

“Nanti suka-suka saja, PPKM diperpanjang seminggu atau 10 hari, itu alasan perpanjangannya juga tidak jelas,” imbuhnya.

Sebelumnya, kunjungan Jokowi di Kota Cirebon pada 31 Agustus juga mendapat sorotan oleh sejumlah pihak. Disana dipadati warga saat mereka mengharapkan lemparan bingkisan dari Presiden. Kunjungan tersebut dilakukan Jokowi saat meninjau vaksinasi di Cirebon.

Beberapa warga bahkan sampai rela berlumur kotoran akibat terjun ke parit selokan mengambil bingkisan Jokowi. Kerumunan itu terjadi di tengah status level 4 PPKM di Kota Cirebon.

Kerumunan dalam kunjungan Jokowi juga bukan kali pertama. Selama pandemi, sedikitnya ada tiga kunjungan Jokowi yang dipadati warga.