Parade Militer Korea Utara Berlangsung Berbeda, Muncul Personel Berpakaian Hazmat Tanpa Rudal Balistik

Kamis, 09 September 2021 | 22:38 WIB
Parade Militer Korea Utara Berlangsung Berbeda, Muncul Personel Berpakaian Hazmat Tanpa Rudal Balistik (foto/int) Parade Militer Korea Utara Berlangsung Berbeda, Muncul Personel Berpakaian Hazmat Tanpa Rudal Balistik (foto/int)

RIAU24.COM - Ada yang berbeda dari perayaan berdirinya Korea Utara (Korut) ulang tahun ke-73. Sebab dalam parade militer malam hari di ibu kota, .edia pemerintah pada Kamis (9/9/2021) menerbitkan foto barisan personel yang mengenakan pakaian hazmat oranye.

Ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yang mana militer Korea Utara suka memamerkan rudal balistik. Pemimpin Korut Kim Jong-un menghadiri acara tersebut saat paramiliter dan pasukan keamanan publik Pengawal Merah Pekerja-Petani, pasukan pertahanan sipil terbesar di negara itu, mulai berbaris di alun-alun Kim Il Sung Pyongyang pada Rabu (8/9/2021) tengah malam, demikian dilaporkan kantor berita KCNA.

Rodong Sinmun, surat kabar Partai Buruh yang berkuasa di Korut kemudian menerbitkan foto-foto pasukan dengan setelan hazmat oranye. Mereka semua memakai masker kelas medis sebagai simbol nyata dari upaya anti-coronavirus, dan pasukan yang memegang senapan berbaris bersama.

Baca Juga: Tragis, 10 Orang Tewas dan 5 Lainnya Hilang Saat Kapal Feri yang Membawa Siswa Terbalik Akibat Cuaca Buruk

Namun beberapa senjata konvensional masih dipamerkan, seperti peluncur roket dan traktor yang membawa rudal anti-tank. Namun tidak ada rudal balistik yang terlihat atau disebutkan dalam laporan tersebut, dan Kim tak menyampaikan pidato apa pun, tidak seperti Oktober lalu ketika ia membanggakan kemampuan nuklir Korea Utara dan memamerkan rudal balistik antarbenua yang sebelum belum pernah diperlihatkan.

 

Kolom pencegahan epidemi darurat dan Kementerian Kesehatan Masyarakat penuh dengan antusiasme patriotik untuk menampilkan keunggulan sistem sosialis di seluruh dunia, sambil dengan tegas melindungi keamanan negara dan rakyatnya dari pandemi di seluruh dunia," demikian dilaporkan KCNA.

zxc3

Korut masih belum mengonfirmasi kasus Covid-19, tetapi menutup perbatasan dan memberlakukan tindakan pencegahan yang ketat, melihat pandemi sebagai masalah kelangsungan hidup nasional.

PenulisR24/riki


Loading...
Loading...