Harimau Sumatera Betina yang Tewaskan Pekerja di Teluk Lanus Siak Telah Tertangkap, Ada Luka Jeratan di Kaki

Jumat, 10 September 2021 | 06:53 WIB
Harimau Sumatera Betina yang Tewaskan Pekerja di Teluk Lanus Siak Telah Tertangkap, Ada Luka Jeratan di Kaki (foto/int) Harimau Sumatera Betina yang Tewaskan Pekerja di Teluk Lanus Siak Telah Tertangkap, Ada Luka Jeratan di Kaki (foto/int)

RIAU24.COM - Harimau Sumatera yang menghebohkan warga Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau berhasil ditangkap. Balai BKSDA Riau mengabarkan harimau Sumatera masuk kandang jebak sejak Rabu malam (8 September 2021).

"Berawal Rabu, 8 September 2021 sekitar pukul 18.30 wib, Tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, Yayasan Arsari dan PT. Uniseraya yang berada di camp mendengar suara pintu kandang jebak tertutup. Karena waktu telah malam dan kondisi gelap, maka Tim memutuskan untuk melakukan pengecekan pada pagi harinya," sebut @bbksda_riau di instagram resminya.

"Kamis pagi, sekitar pukul 06.00 wib, Tim melakukan pengecekan kandang jebak yang dipasang kira kira 50 meter dari jasad korban ditemukan saat kejadian dan melihat seekor Harimau sumatera telah masuk ke dalam kandang jebak tersebut. Harimau berkelamin betina dan berumur sekitar 3 tahun," sambungnya.

Baca Juga: Sore Ini 364 Hotspot Bermunculan di Pulau Sumatera, BMKG: Riau Nihil Titik Panas

"Tim melakukan pembiusan terhadap Harimau sumatera untuk dipindahkan ke kandang angkut. Berdasarkan hasil observasi Tim medis di lapangan, diketahui bahwa terdapat luka jerat di kaki depan sebelah kanan dengan kondisi luka jerat yang telah mengalami pembengkakan dan terdapat myasis (belatung) serta pembusukan jaringan," tutupnya.

Baca Juga: Dakwah Pedalaman Bersama UAS ke Dusun Bagan Benio Kabupaten Bengkalis, Bagikan Alquran dan Sembako

Sebagai informasi sampaikan bahwa Harimau sumatera yang berkonflik dengan manusia di Kampung Teluk Lanus, Kec. Sungai Apit, Kab. Siak pada Minggu, 29 Agustus 2021 malam dengan korban seorang pekerja PT. Uniseraya berinisial MA (16).

PenulisR24/riki


Loading...
Loading...