Berusaha Membenarkan Tindakan Pembunuhannya Lewat Ayat di Al Quran, Pria Ini Tega Menggorok Leher Mantan Istrinya

Senin, 13 September 2021 | 15:00 WIB
Foto : Internet Foto : Internet
<p>RIAU24.COM -  Seorang pria menggorok leher mantan istrinya hingga lima kali setelah membaca ayat-ayat Alquran tentang apakah Allah akan mengampuni para pembunuh. Anil Kahraman, 39, melanjutkan makan siang dengan santai seolah-olah tidak ada yang terjadi, menurut laporan sebuah pengadilan di Turki, seperti dilansir dari DailyStar.

Monster yang mengaku melakukan pembunuhan mengerikan di Antalya, pada 2 November, kini telah dipenjara seumur hidup. Media lokal tidak melaporkan apa ayat yang tepat yang dibaca oleh pria Kahraman dalam Quran, selain fakta bahwa ia membahas pembunuhan dan  belas kasihan Allah.

Baca Juga: Culik, Masukkan Pacarnya ke Dalam Koper dan Tinggalkan di Pinggir Jalan, Pria Ini Dijatuhi Hukuman Seperempat Abad

Kahraman mengatakan kepada pengadilan bagaimana dia membawa mantan istrinya Neslihan Yilmaz, 36, dari rumah saudara laki-lakinya ke hutan pada hari kejadian. Dia kemudian mengklaim bahwa pertengkaran terjadi di antara mereka atas hak asuh dua anak mereka, yang berusia 8 dan 9 tahun, dan itulah alasan pembunuhan itu.

Dia mengklaim dia tidak berencana untuk membunuhnya, tetapi berdasarkan pencarian Google-nya, pengadilan menemukan bahwa kejahatan itu direncanakan dan telah direncanakan selama bertahun-tahun. Kahraman mengakui: “Saya menggorok lehernya dengan pisau. Dia berlutut. Dia sekarat. Aku tidak ingin menyakitinya. Aku mencoba membunuhnya dengan cepat."

Dia menambahkan bahwa setelah pembunuhan itu, dia pergi dan makan siang sebelum pergi ke rumah saudara mantan istrinya untuk memanggil polisi.

Baca Juga: Polwan Cantik Ini Diperkosa Oleh 3 Orang di Sebuah Pesta Ulang Tahun, Kejadiannya Sengaja Direkam Oleh Terdakwa

Penyelidikan juga mengungkapkan bahwa sebelum pembunuhan, Kahraman telah menghabiskan waktu mencari ayat-ayat Quran yang berkaitan dengan pembunuhan dan pengampunan Allah terhadap mereka yang telah melakukan pembunuhan. Kahraman masih mengklaim bahwa dia tidak bersalah atas pembunuhan berencana dan mengatakan tuduhan bahwa dia menghabiskan bertahun-tahun merencanakan untuk membunuh mantan istrinya adalah "sangat menyakitkan".

Pengacaranya mengajukan banding untuk pengurangan hukuman, tetapi pengadilan menolak banding tersebut.

PenulisR24/dev


Loading...

Terpopuler

Loading...