Prokes 5 M Diperketat, Disdagperin Gelar Pelatihan Pengembangan UMKM

Selasa, 21 September 2021 | 14:27 WIB
H Indra Gunawan H Indra Gunawan

RIAU24.COM -BENGKALIS - Mendukung masyarakat dalam pengembangan usaha di masa pandemi Covid-19. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) kabupaten Bengkalis, secara berkala memberikan pembinaan dan pelatihan kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Kepala Dinas (Kadisdagprin) Bengkalis, Indra Gunawan ketika diwawancara sejumlah wartawan mengatakan, bahwa pada masa pandemi ini, memang dalam melaksanakan kegiatan tersebut agak terbatas, tidak seperti sebelum terjadinya Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Dua Belas Orang Pelanggar Prokes Di 'Push Up' Karena Tidak Mematuhi Prokes

"Untuk di tahun ini, kita sudah beberapa kali menggelar bimbingan dan pelatihan terhadap pelaku UMKM. Dan bagi yang berminat, bisa mendaftar di UPT setempat. Kemudian dari 11 Kecamatan di Kabupaten Bengkalis, pelaku UMKM sudah ada beberapa kelompok dan perorangan ikuti pelatihan,"ujar Indra Gunawan, Selasa 21 September 2021.

Dia menerangkan, seiring adanya pandemi Covid-19, peserta pelatihan diwajibkan mengecek dirinya dengan melakukan rapid tes. Selanjutnya pada saat mengikuti pelatihan, para peserta selalu dicek suhu badan.

"Kita memang dalam membuka kegiatan ini dengan kewaspadaan melalui proses yang ketat, agar jangan nantinya terjadi klaster baru Covid-19. Dan tidak mungkin kita lakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM dengan menunggu Covid-19 reda, dan kita tidak tahu kapan akan berakhirnya,"ujarnya.

Baca Juga: Tinggal Menghitung Hari, Konferkab PWI Bengkalis ke -5 Sesuai Kesepakatan Digelar di Bengkalis

Sedangkan, ungkap Indra Gunawan, peserta membutuhkan bimbingan kita dalam mengembangkan dunia usaha. Sebab itu jalan satu-satunya kita buka pelatihan dengan syarat proses ketat tersebut, dengan menerapkan Prokes 5 M, untuk menghindari timbulnya klaster baru Covid-19.

"Saya berpesan kepada para peserta yang sudah mengikuti pelatihan pengembangan dunia usaha, untuk bisa menerapkan dilapangan. Lalu kalau masih ada hambatan dalam usaha, lakukan komunikasi dengan Dinas, agar usaha yang sedang digeluti hasilnya sesuai yang diharapkan,"pungkasnya.

 

PenulisR24/hari


Loading...
Loading...