Pemerintah Junta Myanmar Merasa Terhina, Usut Punya Usut Ternyata Ini Penyebabnya

Minggu, 17 Oktober 2021 | 07:13 WIB
Panglima militer Myanmar Ming Aung. Sumber: JPNN.COM Panglima militer Myanmar Ming Aung. Sumber: JPNN.COM

RIAU24.COM -  Juru bicara pemerintah Junta Myanmar Zaw Min Tun blak-blakan dengan kabar yang baru saja menimpa mereka.

Pemerintah Junta Myanmar merasa dihina dikutip dari inews.id, Minggu, 17 Oktober 2021.

Mereka menuduh penghinaan ini didalangi oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Baca Juga: Bermodalkan Main TikTok, Pasangan Ini Berhasil Kumpulkan Uang Untuk Jalani Proses Bayi Tabung

"Intervensi asing bisa dilihat di sini. Kami tahu utusan dari beberapa negara bertemu dengan urusan luar negeri AS serta mendapatkan tekanan dari Uni Eropa," ujarnya.

Setelah diselidiki, Junta Myanmar merasa dihina lantaran perhimpunan bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tak mengundang mereka dalam konferensi tingkat tinggi (KTT).

Baca Juga: Peluit Plastik Terjebak Di Dalam Paru-Paru Bocah Ini Selama 12 Tahun, Begini Kondisinya Sekarang

Konferensi tersebut direncanakan bakal digelar pada bulan ini.

Sebagai gantinya, ASEAN mengundang perwakilan non-politik Myanmar untuk menghadiri acara tersebut.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...