PBB Khawatirkan Kekejaman Massal yang Terjadi di Myanmar Utara
Foto : Aljazeera
“Taktik ini sangat mengingatkan pada taktik yang digunakan oleh militer sebelum serangan genosida terhadap Rohingya di Negara Bagian Rakhine pada 2016 dan 2017,” tambah Andrews.
Pada tahun 2017, sekitar 740.000 orang Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine Myanmar setelah pasukan keamanan melancarkan tindakan keras yang menurut PBB mungkin sama dengan genosida.
Andrews mendesak negara-negara untuk menolak militer Myanmar uang, senjata dan legitimasi yang diinginkan, mengutip pembebasan tahanan awal pekan ini sebagai bukti bahwa tekanan bekerja.
Baca juga: Pesawat Jet Kepala Militer Libya Jatuh, Inilah yang Berhasil Dievakuasi oleh Pihak Berwenang
Andrews mendesak negara-negara untuk menolak militer Myanmar uang, senjata dan legitimasi yang diinginkan, mengutip pembebasan tahanan awal pekan ini sebagai bukti bahwa tekanan bekerja.