Harga CPO di Malaysia Naik Tajam, Sebabkan Harga Sawit di Riau Turut Naik

Selasa, 26 Oktober 2021 | 13:30 WIB
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Defris Hatmaja Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Defris Hatmaja

RIAU24.COM - Dinas Perkebunan (Disbun) Riau mencatat jika harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau periode 27 Oktober - 2 November 2021 alami kenaikan harga.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau Defris Hatmaja mengatakan ada beberapa fakfor yang menyebabkan harga sawit di Riau naik, yakni faktor internal dan eksternal.

"Dari segi faktor internal, turunnya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikkan dan penurunan harga jual CPO dan harga kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data," kata dia, Selasa, 26 Oktober 2021.

Baca Juga: Sudutkan Pemrov Riau Soal Banjir Pekanbaru, Iwan Fatah Minta Roni Pasla Ngomong Pakai Data

Untuk harga jual CPO, PT. PTPN V mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 335,90/Kg, PT. Sinar Mas Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 352,75/Kg, PT. Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 450,00/Kg, PT. Asian Agri mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 308,48/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp 417,40/Kg dari harga minggu lalu.

Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 1.044,00/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikkan harga sebesar Rp. 1.479,95/Kg dari harga minggu lalu.

Sementara dari faktor eksternal, Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) naik lumayan tajam. Pada Senin kemarin harga CPO di Bursa Malaysia tercatat MYR 4.973/ton. Naik 1% dibandingkan posisi akhir pekan lalu," ucapnya.

Baca Juga: Moge Dikawal Polisi di Tol Pekanbaru - Bangkinang, Polda Riau: Masih Dalam Pengerjaan, Siapa Saja Boleh Lewat Dengan Izin

Harga CPO masih menjalani tren bullish. Dalam sebulan terakhir, harga naik sampai 13,18%. Sejak akhir 2020 (year-to-date), harga meroket 38,14%.

"Kenaikan harga wajar karena permintaan CPO dari India, China, dan Eropa meningkat. Harga CPO yang beriringan dengan kenaikan harga minyak mentah yang masih naik, juga turut menyokong harga CPO naik," tandasnya.

PenulisR24/ibl


Loading...

Loading...