Pria Merencanakan Kematiannya Sendiri Untuk Mendapatkan Uang Hingga Miliaran Rupiah, Menggunakan Cobra Sebagai Senjata Pembunuhan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:00 WIB
Foto : India.com Foto : India.com

RIAU24.COM - Dalam sebuah insiden aneh, seorang pria di Ahmednagar Maharashtra mencoba mengatur kematiannya sendiri menggunakan ular kobra. 

Alasannya? 

Nah, dia mencoba melakukannya untuk mendapatkan klaim asuransi jiwa senilai USD 5 juta, yang berjumlah Rs 37,5 crore. Namun, plot itu terungkap ketika perusahaan asuransi mengirim seorang penyelidik untuk mengumpulkan fakta seputar kematiannya, The Indian Express melaporkan.

Baca Juga: Bikin Ibunya Nangis Terharu, Keinginan Remaja Ini Cuma Satu di Hari Ultahnya

Menurut polisi, Prabhakar Bhimaji Waghchaure telah tinggal di AS selama 20 tahun dan telah pindah kembali ke India pada Januari tahun ini. 

Waghchaure tinggal di desa Rajur Ahmednagar, Maharashtra sejak saat itu. Petugas dari Polsek Rajur menerima laporan kematian Waghchaure dari rumah sakit pemerintah setempat di daerah itu pada 22 April.

Jenazah Waghchaure diidentifikasi oleh seorang pria yang mengaku sebagai keponakannya dan seorang pria lain yang mengaku sebagai warga desa Rajur.  Orang lain, yang diidentifikasi sebagai warga Rajur, Harshad Lahamge, juga mengidentifikasi mayat itu sebagai Waghchaure.

Setelah menerima laporan medis pendahuluan, yang menyatakan bahwa penyebab kematiannya adalah gigitan ular, jenazah diserahkan kepada keponakannya untuk dilakukan upacara terakhir.

Baca Juga: Rayakan Pernikahan yang ke-59 Tahun, Kakek Nenek Ini Gelar Pemotretan Emosional

Namun, keadaan berubah secara dramatis ketika pejabat dari perusahaan asuransi yang menyelidiki klaim asuransi jiwa Waghchaure menghubungi pihak berwenang Ahmednagar untuk mencari informasi lebih lanjut tentang kematiannya.

Sebagai bagian dari penyelidikan, polisi awalnya mengunjungi rumah Waghchaure di Rajur. Seorang tetangga mengatakan dia tidak mendengar adanya insiden gigitan ular tetapi telah melihat ambulans datang ke rumah pada saat dugaan insiden itu. 

Ketika polisi menghubungi Lahamge, dia mengklaim bahwa Praveen telah meninggal karena Covid-19, tambah laporan itu. Karena polisi tidak dapat melacak kerabat almarhum, mereka melihat catatan panggilan Waghchaure dan menemukannya hidup, setelah itu dia ditahan.

Polisi juga telah mengidentifikasi almarhum sebagai Navnath Yashwant Aanap (50), yang telah tinggal di daerah yang sama. 

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...