Menu

Suluk 10 Hari di RBS, Diikuti Lebih Dari 100 Jamaah

Riki Ariyanto 15 Nov 2021, 19:47
Suluk 10 Hari di RBS, Diikuti Lebih Dari 100 Jamaah (foto/ist)
Suluk 10 Hari di RBS, Diikuti Lebih Dari 100 Jamaah (foto/ist)

RIAU24.COM - Lebih kurang 100 jamaah Thariqat Naqsabandy  mengikuti Suluk 10 hari  di Madrasyah Suluk Syeikh Abdul Wahab Rokan di tanah Kelahiran Tuan Guru di Rantau Binuang Sakti Luhak Kepenuhan yang merupakan Daerah Wisata Religi Negeri Seribu Suluk. Demikian di sampaikan salah seorang jamaah yakni Mukhlis Arara Mamak Rajo Intan.

Diantara jamaah yang ikut dalam Suluk 10 hari ini, nampak juga salah seorang anggita DPRD Kabupaten Rokan Hulu yaitu Muhammad ilham Mamak Palimo Putih  dan nampak juga Ketua LAM Kabupaten Rokan Hulu yakni H. Zulyadaini Dt Saudagar Ajo dan para jamaah dari berbagai daerah di Rokan Hulu Negeri Seribu Suluk.

Kegiatan Suluk ini suluk ini di mulai ahad, 9 Rabi'ul Akhir 1443 H / 15 November 2021 M sampai dengan 19  Rabi'ul Akhir 1443 H / 24 November 2021 M dalam rangka memperingati hari Kelahiran atau Milad Tuan Gutu Syeikh Abdul Wahab Rokan Al- Kholidi Naqsabnadi yang ke 210 ( lahir 19 Rabi'ul Akhir 1230 H - 19 Rabi'ul Akhir 1443 H ) tahun ke 3 dilaksanakan di tanah Kelahiran Tuan Guru di Rantau Binuang Sakti Wisata Religi Negeri Seribu Suluk, penjelasan ini disampaikan  oleh Ismail Hamkaz Rokan yang pernah Menjadi Ketua Panitia Pelaksana Hari Kelahiran Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan Al- kholidi Naqsabandy se Asia Tenggara ( 17 dan 18 Juli 2013 ).

Sedangkan Acara Puncak dari Hari Kelahiran atau Milad Tuan Guru ini akan di laksanakan pada hari Rabu, 19 Rabi' ul Akhir 1443 H / 24 November 2021 di Madrasyah Suluk Seikh Abdul Wahab Rokan, dengan berbagai agenda kegiatan kesulukan Tariqat Naqsabandy sesuai dengan adabnya.

Besar harapan kita dengan Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan kegiatan  ibadah dan Dakwah Islam  di Negeri Seribu Suluk sebagai mana yang telah dilakukan oleh Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan dan juga tanah kelahirannya ini bisa berkembang  dengan luas untuk kegiatan takziah dan ukhuwah Islamiyah, jadi bukan saja  kegiatan Suluk yang rutin setiap tahun di selenggarakan, karna di dearah ini juga banyak situs sejarah yang ada diperkampungan Rantau Binuang Sakti, sambung Ismail Dt Podano Montoi Luhak Kepenuhan.