Ketua WHO Sebut Masih Banyak yang Salah Paham Soal Vaksin, Padahal Begini Faktanya

Kamis, 25 November 2021 | 09:06 WIB
Sumber foto: AFP Sumber foto: AFP

RIAU24.COM - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan banyak yang salah paham dengan vaksin.

Baca Juga: Selain Kesehatan, Inilah Alasan Lain Untuk Tidak Makan Pizza dan Burger

Orang salah mengira vaksinasi berarti mereka tidak perlu lagi mengambil tindakan pencegahan lainnya. Padahal, vaksin COVID-19 hanya mengurangi sekitar 40% kemungkinan penularan varian Delta.

"Kami prihatin dengan rasa aman palsu bahwa vaksin telah mengakhiri pandemi dan orang-orang yang divaksinasi tidak perlu mengambil tindakan pencegahan lainnya," kata Tedros, Rabu (24/11).

Baca Juga: 5 Pengobatan Rumahan yang Dapat Membantu Anda Menenangkan Nyeri Menstruasi

"Vaksin menyelamatkan nyawa tetapi tidak sepenuhnya mencegah penularan."

"Data menunjukkan bahwa sebelum kedatangan varian Delta, vaksin mengurangi penularan sekitar 60 persen. Dengan Delta, itu turun menjadi sekitar 40 persen," tandasnya.

"Jika Anda divaksinasi, Anda memiliki risiko penyakit parah dan kematian yang jauh lebih rendah, tetapi Anda masih berisiko terinfeksi dan menulari orang lain," kata Tedros.

"Bahkan jika Anda telah divaksinasi, terus lakukan tindakan pencegahan untuk mencegah diri Anda terinfeksi, dan menginfeksi orang lain yang dapat meninggal."

 

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...