Mahasiswa UPN Veteran Meninggal dunia Setelah Ikuti kegiatan Pembaretan

Selasa, 07 Desember 2021 | 08:51 WIB
Kompas.com Kompas.com

RIAU24.COM -  Seorang mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ) Fauziyah Nabilah, meninggal dunia setelah mengikuti kegiatan pembaretan Resimen Mahasiswa (Menwa), Sabtu (25/9) lalu.

Kegiatan maut itu dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, diawali oleh kegiatan upacara dan dilanjut dengan longmarch sejauh 10-15 kilometer.

"Sekitar pukul dua belas siang, Lala--sapaan akrab Fauziyah--terlihat kelelahan. Saat itu Lala berada di baris paling belakang. Lala sudah terlihat kelelahan dan mengalami fisik yang drop," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (30/11).

Ivanno menerangkan, dalam perjalan menuju pos kedua, Lala sempat mengalami kram kaki dan beristirahat di masjid. Ketika di masjid itulah Lala kemudian sempat dikira sedang mengalami kerasukan oleh pihak panitia, sebelum akhirnya dibawa menuju RSUD Ciawi. Kendati demikian, ia mengatakan, nyawa Lala pada akhirnya tetap tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan saat sedang menuju rumah sakit tersebut.

Aliansi mahasiswa UPNVJ juga mendesak agar pihak kampus dan Menwa dapat menjelaskan secara lengkap kronologi yang terjadi hingga Lala meregang nyawa.

Baca Juga: Tak Hanya OCD, Aliando Syarief Juga Sempat Alami COVID-19 dan Ingin Bunuh Diri

Pasalnya, jika merujuk keterangan keluarga korban, peristiwa maut tersebut sudah terjadi sejak dua bulan yang lalu. Akan tetapi, selama itu pula pihak kampus maupun Menwa tidak pernah menyampaikan kejadian tersebut.

"Maka oleh itu, pihak aliansi menuntut kepada kampus dan menwa untuk memberikan klarifikasi dan kronologi melalui audiensi terbuka. Selain menuntut adanya klarifikasi terbuka, aliansi juga menuntut sanksi kelembagaan terhadap Menwa," kata Ivannus.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Ria Maria Theresa membenarkan adanya kejadian yang menewaskan salah satu mahasiswa UPNVJ tersebut. Kendati demikian, ia mengklaim pihaknya telah menangani insiden tersebut dengan berkomunikasi langsung kepada pihak keluarga.

Ria mengklaim, kegiatan pembaretan yang berujung maut tersebut dilakukan oleh pihak Menwa tanpa seizin kampus. Pihaknya juga telah membentuk Tim Komisi Disiplin (Komdis) untuk menangani kasus kematian Lala tersebut.

Baca Juga: Berdarah Dayak, Andi Soraya Kecam Edi Mulyadi yang Sebut Kalimantan Tempat Jin Buang Anak

Postingan di sosial media Instgram yang menjelaskan mengnenai mahasiswa UP veteran yang tewas ini dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @sebariinfo.id (01/12/2021). Setidaknya postingan tersebut telah mendapatkan sebanyak kurang lebih Seribu tanda suka

@ok118garage :” Kegiatan gak fungsi “

@callmeliem :” #bubarkanmenwa “

@davidfeerdy :” sekedar beropini, mereka itu mahasiswa, di biayai orang tuanya untuk belajar supaya kelak menjadi insan cendekia dan bermanfaat untuk masa depannya.,,,kalau mau jd tentara, bukan dikampus tempatnya. ikut Pendidikan militer saja sekalian, fokus berproses untuk jadi tentara....yg nglatih profesional. “

@hamid_prtm :” Menwa itu apaan ya? Kok dikampus gw gk ada “

zxc3

@_soul.id :” SALAH SATU KEGIATAN KAMPUS YANG TIDAK PERLU DIADAKAN. “

PenulisR24/anto


Loading...

Terpopuler

Loading...