Mengerikan, Seorang Anak Terlihat Berdiri di Balkon Unit Kondominium Sementara Orang Tuanya Hanya Duduk Menonton

Sabtu, 08 Januari 2022 | 13:10 WIB
Foto : WorldofBuzz Foto : WorldofBuzz

RIAU24.COM -  Anak-anak harus selalu dijaga dengan baik, baik secara mental maupun fisik. Sayangnya, sepertinya tidak banyak orang yang menyadarinya.

Baru-baru ini, Sinar Harian membagikan insiden melalui akun TikTok mereka di mana seorang anak terlihat berdiri di luar balkon sementara orang tuanya hanya berdiri dari dalam dan menonton, tampaknya tidak melakukan apa pun untuk membawanya kembali ke dalam.

Baca Juga: Debat Panas Soal Kepiting, Ustaz Asal Indonesia Ini Langsung Disegani Ulama Masjidil Haram

Tidak jelas apakah mereka hanya bermain-main dengan anak itu atau apakah itu bentuk hukuman, tetapi keterangan dalam video tersebut menyatakan insiden tersebut sebagai pelecehan anak. Itu terjadi di sebuah kondominium di Bukit Jalil. 

Nama kondominium, bagaimanapun, tidak diungkapkan. 

Kembali pada bulan November, insiden serupa terjadi di sebuah apartemen di Selayang, yang telah memicu kemarahan di kalangan netizen karena kelalaian anak.Video tersebut telah memperoleh lebih dari 180.000 tampilan dan lebih dari 7.000 tampilan. Seperti yang diharapkan, netizen marah melihat kelalaian seperti itu terjadi lagi.

Tangkapan layar 2022 01 07 110802

“Tolong jangan perlakukan anak-anakmu seperti ini, tidak peduli seberapa nakal dan buruknya mereka. Hidup tidak bisa tergantikan. Kasihan sekali anak itu.”

Tangkapan layar 2022 01 07 110944

“Bagaimana mereka bisa membiarkan anak itu begitu saja? Kamu sudah selesai. Saya harap ini menjadi viral!”

Baca Juga: Demam dan Kejang Usai Divaksin, Siswa SD di Deli Serdang Meninggal Saat Dirawat di RS

Sementara itu, seorang netizen mengungkapkan bahwa penjaga dari dalam balkon mungkin bukan wali anak tersebut.

Tangkapan layar 2022 01 07 111048

“Ini mungkin pengasuhnya, bukan orang tuanya. Terkadang pelakunya bisa menjadi pengasuh anak, yang menjelaskan mengapa ibu saya tidak akan pernah mengizinkan pengasuh untuk merawat anak-anak saudara perempuan saya.”

Terlepas dari alasannya, anak-anak tidak boleh dibiarkan dalam situasi berbahaya yang dapat menyebabkan kematian.

 

PenulisR24/dev


Loading...

Terpopuler

Loading...