Wabah Mematikan Sapu Bersih sebuah Desa di China 5.000 Tahun Lalu, Mayat Ditumpuk dan Dibakar Begitu Saja

Jumat, 14 Januari 2022 | 10:18 WIB
Internet Internet

RIAU24.COM - Sekitar 5.000 tahun yang lalu, sebuah epidemi menyapu bersih sebuah desa prasejarah di China

Baca Juga: Tak Banyak Yang Tahu, Ini 5 Tokoh Pahlawan Wanita Indonesia yang Sangat Berjasa dalam Kemerdekaan

Mayat orang mati ditumpuk dalam sebuah rumah yang kemudian dibakar. Mereka yang tewas tak kenal usia, remaja, dewasa, bahkan anak-anak.

Tim arkeolog menemukan bahwa setengah dari mayat tersebut berusia antara 19 hingga 35 tahun.

Baca Juga: Tahukah Kamu, Siapa yang Menemukan dan Memiliki Teks Proklamasi yang Asli ?

Penelitian arkeologi dan antropologi menunjukkan bahwa epidemi terjadi cukup cepat sehingga tidak ada waktu untuk melakukan penguburan yang layak.

Tempat tersebut kini dinamai Hamin Mangha, dan merupakan satu situs prasejarah yang paling terpelihara di timur laut China. 

Sebelum penemuan Hamin Mangha, pemakaman massal dengan periode waktu sama juga ditemukan di sebuah situs bernama Miaozigou, timur laut China. 

Penemuan Miazogiou membuktikan bahwa epidemi tersebut melanda seluruh wilayah. 

“Kesamaan ini mungkin menunjukkan bahwa penyebab situs Hamin Mangha mirip dengan situs Miaozigou. Artinya, keduanya mungkin berhubungan dengan wabah penyakit menular akut,”  tulis Ya Wei Zhou dan Hong Zhu, tim antropologi dari Universitas Jilin di China.

Jika wabah tersebut benar-benar penyakit, maka penyakit tersebut sangat menular hingga membunuh semua kelompok umur, dengan sangat cepat, sehingga mereka yang hidup tak ada waktu untuk mengubur yang mati dengan benar.

Meski demikian, para ilmuwan tidak berspekulasi tentang penyakit tersebut.

 

PenulisR24/ame


Loading...

Terpopuler

Loading...