Orang Ini Sebut Sistem Pemerintahan China Bukan Komunis, Tapi...

Sabtu, 22 Januari 2022 | 09:17 WIB
Bendera China. Sumber: Internet Bendera China. Sumber: Internet

RIAU24.COM - China dikenal sebagai negara yang amat membanggakan diri sebagai negara komunis. Terutama sejak seratus tahun lalu dimana Partai Komunis China (PKC) berdiri dan mulai berkuasa.

Padahal, sistem pemerintahaan selama ini yang dipraktikkan adalah kapitalis dikutip dari sindonews.com, Sabtu, 22 Januari 2022.

Dengan sistem pemerintahaan seperti itu, membuat China menjadi raksasa ekonomi nomor dua di dunia setelah Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Gadis Malaysia Dirawat di ICU Setelah Dipaksa Berlari 30 Putaran di Sekolah

Komunisme sendiri merupakan ideologi dan gerakan filosofis, sosial, politik, dan ekonomi.

Tujuannya adalah pembentukan masyarakat komunis, yaitu tatanan sosial ekonomi yang terstruktur di atas gagasan kepemilikan bersama atas alat-alat produksi dan tidak adanya kelas sosial, uang, dan negara.

Sementara kapitalisme merupakan sistem ekonomi yang didasarkan pada kepemilikan dan kontrol pribadi atas alat-alat produksi dan operasinya untuk mendapatkan keuntungan.

Seorang ahli terkemuka tentang China sekaligus senior associate fellow di Royal United States Institute (RUSI), Charlie Parton berpendapat bahwa sistem pemerintahaan yang kini dianut China bekerja berkat interpretasi mereka tentang Marxisme.

Baca Juga: Rusia Menggunakan Senjata Laser Dalam Operasi Ukraina, Klaim Yury Borisov

Kemudian penekanan berlebihan PKC pada kesinambungan sejarah.

"Upaya partai dan rakyat selama satu abad terakhir merupakan babak paling luar biasa dalam sejarah ribuan tahun bangsa China," ujarnya.

PenulisR24/azhar


Loading...

Loading...