Menu

Jokowi Tegaskan Pemilu akan Dilaksanakan 14 Februari 2024, Netizen: Kawal, Takut Lupa Kayak yang Udah-udah

Rizka 11 Apr 2022, 04:09
Google
Google

Yang keempat, yang ini juga segera harus diputuskan mengenai alokasi dana, baik dari APBN maupun APBD, dalam rangka persiapan pemilu dan pilkada serentak 2024. Kemarin sudah disampaikan ke saya bahwa diperkirakan anggarannya sebesar Rp110,4 triliun, KPU dan Bawaslu; KPU-nya Rp76,6 triliun dan Bawaslu-nya Rp33,8 triliun. Ini saya minta didetailkan lagi, dihitung lagi, dikalkulasi lagi dengan baik dalam APBN maupun dalam APBD dan dipersiapkan secara bertahap.

Yang kelima, kita juga harus menyiapkan pejabat gubernur, pejabat bupati, pejabat wali kota yang berakhir masa jabatannya di 2022 ini, ada 101 daerah. Disiapkan, karena ada 7 gubernur, ada 76 bupati, dan ada 18 wali kota yang harus diisi. Saya minta seleksi figur-figur pejabat daerah ini betul-betul dilakukan dengan baik sehingga kita mendapatkan pejabat daerah yang capable, memiliki leadership yang kuat, dan mampu menjalankan tugas yang berat di tengah situasi ekonomi yang tidak mudah, situasi ekonomi global yang tidak gampang. Agar nantinya penyiapan pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 ini bisa berjalan dengan baik.

Sayangnya, pernyataan Jokowi ini mendapat sindirian dari netizen. Dilihat dari unggahan akun Instagram @fakta.indo, mereka mewanti-wanti agar Jokowi tidak lupa seperti sebelum-sebelumnya.

“Mau percaya tapi takut tambah kecewa,” ungkap @huimang***

“dulu juga gamau nyalon presiden bilangnya,” ungkap @fahrezari***

“kawal takut lupa kaya yg udah2,” ungkap @kevinadipri***

Halaman: 12Lihat Semua