Menu

Antisipasi Kemacetan Mudik, Kemenhub Siapkan Contraflow dan One Way

Fitrianto 11 Apr 2022, 12:15
Merdeka.com
Merdeka.com

RIAU24.COM -  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, sudah menyiapkan mitigas penanganan mudik Lebaran 2022.

Salah satunya terkait potensi lonjakan volume kendaraan pemudik yang bisa berimbas pada kemacetan lalu lintas, terutama di jalan tol dan lokasi-lokasi wisata.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Korlantas Polri untuk melakukan pembatasan terkiat truk, khususnya di ruas Tol Cikampek.

"Kita sudah sepakat dengan Korlantas Polri, pertama pembatasan angkutan barang. Kendaraan logistik tanggal 28-29 akan kita batasi, tapi bukan pelarangan karena masih boleh menggunakan jalan lain (non-tol)," ujar Budi dalam konferensi pers Briefing Kesiapan Angkutan Lebaran 2022 secara virtual, Jumat (8/4/2022).

Budi mengatakan, alasan pembatasan truk logisitik dengan sumbu 3 ke atas termasuk truk gandeng melewati ruas tol karena diprediksikan volume mobil pribadi yang melintas akan sangat tinggi.

Namun demikian, beberapa jenis angkutan barang tetap mendapatkan izin untuk melintas ruas tol seperti, pengangkut sembako dan bahan bakar minyak (BBM).

Selai pembatasan truk, bersama Korlantas Polri juga sudah melakukan simulasi terkait penerapan contraflow dan juga one way.

"Kita sudah berkoordinasi terkait baiknya menerapkan contraflow dari Km berapa sampai Km berapa, dan antar Ditlantas Polda dengan masing-masing Polda sudah saling berkoordinasi," ujar Budi.

"Untuk one way, sudah kita sepakati dengan Korlantas Polri yang nantinya akan kita lakukan. Menyangkut masalah tanggal dan jam, kita sepakati akan ditentukan dari awal, dan nanti akan kita umumkan," katanya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, saat ini pihaknya masih mendengarkan beberapa masukan dari Jasa Marga terkait waktu-waktu penerapan one way di jalan tol saat mudik.

Bila sudah mendapatkan masukan, tinggal ditentukan kapan baiknya one way diterapkan. Namun dipastikan rekayasa lalu lintas ini akan berlaku saat puncak arus mudik.

Postingan di sosial media Instgram yang menjelaskan mengnenai antisipasi kemacetan mudik ini dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @baperanews. Setidaknya postingan tersebut telah mendapatkan sebanyak kurang lebih Seribu tanda suka