Menu

Mitos yang Tidak Diketahui Tentang Penyakit Hati yang Dibongkar oleh Pakar

Devi 20 Apr 2022, 10:27
Foto : Internet
Foto : Internet

RIAU24.COM - Menurut WHO, penyakit hati adalah penyebab kematian paling umum ke-10 di dunia. 

Hari Hati Sedunia, diperingati pada tanggal 19 April setiap tahun, adalah kesempatan untuk membangun kesadaran dan memahami betapa pentingnya hati bagi tubuh kita dan bagaimana penyakit hati dapat dikelola secara efektif. 

Hati adalah organ terbesar kedua dalam tubuh dan merupakan pemain kunci dalam sistem pencernaan tubuh kita. Segala sesuatu yang kita konsumsi, termasuk obat-obatan, melewati hati. 

Ini melawan infeksi, mengatur gula darah, menghilangkan racun, mengontrol kolesterol, membuat protein dan melepaskan empedu untuk membantu pencernaan. Kita tidak dapat bertahan hidup tanpa hati, hati dapat dengan mudah rusak jika kita tidak merawatnya dengan benar.

Gejala kerusakan hati tidak muncul dengan sendirinya sampai sangat terlambat. Penyakit seperti hepatitis A, B, C, kanker hepatoseluler dan sirosis sering terjadi karena pilihan gaya hidup yang buruk, konsumsi alkohol dan obat-obatan yang berlebihan, asupan makanan yang tidak sehat secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama, gaya hidup yang kurang gerak dan kurang olahraga.

Hari Hati Sedunia ini, Gaurav Chaubal , Direktur – Hati, Pankreas, Program Transplantasi Usus dan Bedah HPB di Rumah Sakit Global Parel Mumbai berbagi mitos yang tidak diketahui tentang hati.

  • Mitos 1: Tidak ada gejala berarti orang tersebut tidak menderita sirosis

Sangat mungkin bahwa seseorang dapat menderita sirosis hati tanpa gejala sebelumnya. Ada banyak yang hatinya terkena sirosis dan hati masih berfungsi cukup baik untuk mendukung operasi sehari-hari tubuh manusia. Dalam situasi seperti itu, kelelahan adalah gejala sirosis yang sederhana dan penting. Ketika hati menjadi benar-benar tidak berfungsi, seseorang mengalami gejala serius lainnya seperti pembengkakan kaki, pendarahan, kebingungan, penumpukan cairan dalam tubuh, dan banyak lagi.

  • Mitos 2 : Kanker Hati tidak dapat disembuhkan

Kanker hati adalah alasan utama lain mengapa orang membutuhkan transplantasi hati. “Hati adalah satu-satunya organ padat dalam tubuh yang dapat ditransplantasikan sebagai pengobatan kanker,” kata Dr Fix. Menurut American Cancer Society, lebih dari 42.000 orang di Amerika Serikat didiagnosis dengan kanker hati atau saluran empedu intrahepatik pada tahun 2021.

  • Mitos 3 : Hati Anda berfungsi atau tidak

Fungsi hati tidak hitam atau putih. Ada banyak tahapan penyakit hati. Dr Fix mengatakan, termasuk peradangan, jaringan parut, jaringan parut parah dan gagal hati. Karena hati bersifat regeneratif. Sangat penting untuk menemui dokter Anda segera setelah Anda melihat gejala penyakit hati.

  1. Penyakit kuning (kulit/mata menguning)
  2. Asites (pembengkakan perut)
  3. Kebingungan yang disebabkan oleh penumpukan racun dalam tubuh
  4. muntah berdarah
  5. Infeksi pada cairan perut (SBP)
  • Mitos 4 : Sirosis tidak mempengaruhi mereka yang tidak mengkonsumsi alkohol

Meskipun alkoholisme adalah alasan kuat yang menyebabkan sirosis hati, itu bukan satu-satunya alasan. Jaringan parut yang parah pada hati dapat disebabkan oleh berbagai cedera yang terjadi pada hati. Pola makan yang tidak benar, kelainan keturunan, kelebihan zat besi atau tembaga, penyakit kuning, hepatitis B atau C, dan banyak lagi adalah penyebab umum lain dari sirosis hati dan dapat mempengaruhi seseorang yang bahkan tidak menyentuh alkohol.