33 Orang Tewas Usai Ledakan Dahsyat di Masjid Afghanistan Saat Sholat Jum'at

Minggu, 24 April 2022 | 01:22 WIB
Liputan6.com Liputan6.com

RIAU24.COM -  Sebuah masjid Sufi di wilayah Iman Sahib Utara Kunduz Afghanistan, mendapatkan teror ledakan bom dan menewaskan 33 orang!

Afghanistan mendapat teror beruntun dalam bulan Ramadhan ini, moment yang seharusnya mereka isi dengan ketentraman untuk ibadah, terpaksa harus diisi dengan ketakutan akibat sejumlah teror oleh kelompok teroris ISIS.

Terbaru pada hari Jumat 22 April 2022, sebuah masjid Sufi di wilayah Iman Sahib utara Kunduz Afghanistan, mendapatkan teror ledakan bom ketika para Jemaah umat muslim sedang menjalankan ibadah shalat jumat.

Baca Juga: Satu Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terluka Saat Angin Kencang Menyebabkan Runtuhnya Panggung di Festival Spanyol

Jubir rezim Taliban yang kini menguasai Afghanistan, Zabihullah Mujahid, menyatakan 33 orang tewas dan setidaknya 43 orang terluka akibat bom tersebut, anak-anak juga tewas diantara 33 korban tewas tersebut.

Kelompok teroris islam radikal seperti ISIS diketahui benci pada umat Sufi dan Syiah yang menurut mereka sesar, ISIS menganggap Sufi musyrik karena mencari syafaat pada para wali yang sudah meninggal dunia.

Sementara itu, para keluarga korban juga datang ke rumah sakit tempat korban tewas dan luka-luka dirawat. “Anakku mati syahid” ujar seorang pria sambil menangis di rumah sakit dimana anaknya menjadi korban tewas dalam kejahatan ISIS tersebut.

Polisi hingga kini masih menyelidiki ledakan, ledakan ini berlangsung hanya beberapa hari setelah sebelumnya ISIS juga mengebom masjid umat Syiah pada Selasa lalu 19 April 2022 hingga membuat 12 orang tewas.

Baca Juga: Zimbabwe Menyalahkan Pertemuan Sekte Sebagai Penyebab Kematian 80 Anak yang Terjadi Secara Mendadak

Postingan di sosial media Instgram yang menjelaskan mengnenai korban ledakan bom di masjid Afghanistan dibagikan melalui akun sosial media Instagram milik @baperanews. Setidaknya postingan tersebut telah mendapatkan sebanyak kurang lebih Seribu tanda suka

PenulisR24/anto


Loading...
Loading...